Share

Menara Saidah Dulu Tempat Apa? Ternyata Pernah Jadi Lokasi Acara Pernikahan

Rina Anggraeni, Okezone · Rabu 29 Maret 2023 07:36 WIB
https: img.okezone.com content 2023 03 28 337 2788780 menara-saidah-dulu-tempat-apa-ternyata-pernah-jadi-lokasi-acara-pernikahan-9gSzw9wdIx.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA- Menara Saidah dulu tempat apa menarik untuk dibahas. Hal ini dikarenakan Gedung itu kembali viral setelah tertangkap kamera terlihat menyala merah.

Beberapa sejarah tentang gedung itu pun menarik dikulik netizen. Apalagi beberapa belum mengetahui dahulunya Menara Saidah dipergunakan untuk apa.

Adapun, menara Saidah dulu tempat apa ini pernah berfungsi sebagai pusat perkantoran dengan nama Menara Drassindo. Padahal gedung ini sempat menjadi kantor banyak perusahaan swasta termasuk lembaga pemerintahan yaitu Kementerian Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia yang kini bernama Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT).

Penyewa atau tenant terakhir yang tercatat meninggalkan gedung adalah Bank BNI. BNI menempati di bagian bawah gedung atau berdekatan dengan lobi utama. Kemudian pihak pemilik akhirnya memutuskan hubungan kerja para karyawan yang jumlahnya hampir 200 orang tanpa pesangon. Selain itu, gedung ini sering dijadikan pesta pernikahan bagi pasangan yang ingin menikah.

Follow Berita Okezone di Google News

Namun, lambat laun perusahaan-perusahaan tersebut meninggalkan Menara Saidah mulai tahun 2007. Sejak saat itulah Menara Saidah dibiarkan tidak berpenghuni sampai sekarang.

Sejak tidak berpenghuni, cerita-cerita mistis mulai bermunculan dari gedung berlantai 28 tersebut. Salah satunya mengenai sejarah sebelum Menara Saidah dibangun.

Sementara itu, gedung ini berdesain ala Romawi dengan pilar-pilar berukuran besar. Hal ini menjadi ikonik di wilayah jalan MH Thamrin.

Lalu ada sejumlah patung bergaya Romawi di depan dan juga di dalam bangunan tersebut dan lantai gedung ini merupakan marmer.Desain interiornya menggunakan "sentuhan Las Vegas" dengan langit-langit bagian lobi yang nuansanya bisa diganti. Gedung ini memiliki 24 lantai (2 basement, 2 semi-basement).

Sementara itu, Menara Saidah dibangun selama tiga tahun, yaitu sejak tahun 1995 sampai 1998. Sejak saat itu, Menara Saidah ramai dihuni oleh perusahaan-perusahaan ternama.

Salah seorang warga sekitar Menara Saidah yang kerap disapa Amed menceritakan, Menara Saidah dibangun tidak di atas tanah biasa. Dia mengatakan, dahulunya sebelum Menara Saidah dibangun kawasan tersebut merupakan kuburan.

"Jadi, Menara Saidah ini dibangun di atas tanah kuburan warga sini, lumayan luas lah pemakamannya," ujarnya kepada Okezone di sekitar kawasan Menara Saidah, Jakarta.

Menurutnya, memang banyak gedung-gedung di Jakarta yang dibangun di atas tanah kuburan. Namun, Amed mengatakan, pada Menara Saidah sedikit berbeda.

"Karena, mereka bangunannya langsung di atas tanah kuburan. Jadi itu jazad-jazadnya enggak dipindahin dahulu, langsung saja dibangun gedung," tutupnya.

 (RIN)

1
3
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini