Share

Terseret Mega Korupsi BTS BAKTI Kominfo, Ini 5 Fakta Mencengangkan Menkominfo Johnny Plate

Erfan Maaruf, MNC Portal · Rabu 08 Februari 2023 15:46 WIB
https: img.okezone.com content 2023 02 08 337 2761349 terseret-mega-korupsi-bts-bakti-kominfo-ini-5-fakta-mencengangkan-menkominfo-johnny-plate-33Ky2wMnIm.jpg Menkominfo Johnny Plate/Kominfo

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate akan diperiksa Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung pada Kamis, 9 Februari 2023.

(Baca juga: Duduk Perkara Dugaan Mega Korupsi BTS BAKTI Kominfo yang Menyeret Johnny Plate)

Sekjen Partai Nasdem ini akan dimintai keterangan terkait kasus dugaan tidak pidana korupsi penyediaan menara base transceiver station (BTS) 4G dan infrastuktur pendukung 2,3,4 dan 5 Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo.

"Rencana kamis kami panggil Menteri Kominfo," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kuntadi kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (18/2/2023).

Berikut ini 5 fakta yang berhubungan dekat dengan Johnny Plate terkait berkaitan dalam kasus yang masih didalami Penyidik Kejagung.

 

1. Adik Johnny G Plate Ikut Terseret

Kejagung menegaskan bahwa Gregorius Aleks Plate (GAP) merupakan adik dari Menkominfo Johnny Gerard Plate. Dia diduga ikut bepergian ke luar negeri bersama dengan Menteri Kominfo Johnny Gerard Plate.

Dia diperiksa dalam kasus tersebut untuk didalami alasan ikut bepergian ke luar negeri apakah terkait dengan kasus BAKTI atau dalam rangka hal lain.

 

2. Kejagung Geledah Kantor Kominfo

Kejagung juga telah melakukan penggeledahan sejumlah tempat baik pihak swasta maupun pihak pemerintah. Salah satu yang digeledah adalah kantor Kominfo pada Senin, (8/11/2022).

Selain Kominfo Kejagung juga menggeledah lokasi lain seperti dari rumah, kantor, hingga tempat golf pun menjadi sasaran.

3. Bawahan Plate Ditetapkan Tersangka

Kejagung telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus tersebut. Salah satu yang ditetapkan adalah anak buah Plate yaitu Anang Achmad Latif selaku Direktur Utama BAKTI Kemenkominfo.

Dia mempunyai sejumlah peran salah satunya sengaja mengeluarkan peraturan yang diatur sedemikian rupa sehingga tidak terwujudnya persaingan usaha yang sehat serta kompetitif dalam pendapatkan harga penawaran.

Kasus ini terungkap pada November 2022 lalu, nilai anggaran yang diketahui penyidik dalam proyek pembangunan dan penyediaan infrastruktur BTS 4G BAKTI Kemenkominfo ini berkisar Rp 10 triliun.

Dugaan tindak pidana korupsi berupa dugaan mark-up maupun pembangunan fiktif yang dilakukan ditaksir merugikan keuangan negara senilai Rp1 triliun lebih

4. 23 Orang Sudah Dicekal

Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana mengungkapkan memastikan akan adanya tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi penyediaan menara base transceiver station (BTS) 4G dan infrastuktur pendukung 2,3,4 dan 5 Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

“Karena dari 23 yang kita pencekalan ini punya potensi untuk berikan keterangan yang sangat signifikan untuk ungkap perkara ini," ujar Ketut, beberapa waktu lalu.

Follow Berita Okezone di Google News

Pihaknya masih berupaya mendalami informasi langsung dari 23 orang yang sebelumnya telah diminta dicekal untuk keluar negeri.

5. Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)

Dalam kasus ini, Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan bahwa Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny Gerard Plate adalah kuasa pengguna anggara (KPA) proyek pembangunan dan penyediaan infrastruktur BTS 4G Bakti Kemenkominfo senilai Rp10 triliun.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini