Share

Richard Eliezer : Ternyata Saya Diperalat dan Dibohongi Jenderal Bintang Dua

Rizky Syahrial, MNC Media · Rabu 25 Januari 2023 20:35 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 25 337 2753067 richard-eliezer-ternyata-saya-diperalat-dan-dibohongi-jenderal-bintang-dua-o4n2yQaQK1.jpg Terdakwa Bharada Richard Eliezer di persidangan PN Jaksel (foto: MPI/Arif Julianto)

JAKARTA - Terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E merasa diperalat serta dibohongi oleh atasannya, Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Hal itu diungkapkan dirinya dalam pembacaan nota pembelaan atau pleidoi, pada sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

 BACA JUGA:Bacakan Pleidoi, Bharada E: Maafkan Icad Akibat Peristiwa Ini Papa Harus Kehilangan Pekerjaan

Ia menyebut, dirinya tidak pernah menduga atau mengharapkan atas peristiwa yang saat ini menimpa dirinya.

"Saya tidak pernah menduga, apalagi mengharapkan atas peristiwa yang sekarang menimpa diri saya, dimasa awal-awal pengabdian saya atas kecintaan saya terhadap Negara, dan kesetiaan kepada Polri khususnya Korps Brimob, saya di pilih menjadi ajudan yang dimana tugas saya menjaga dan mengawal atasan," ujar Richard dalam pleidoinya.

 BACA JUGA:Sidang Pleidoi Bharada E, Puluhan Teman Seangkatan Datang Berikan Dukungan

Ia pun menyebut, telah diperalat, dibohongi, hingga disia-siakan oleh atasannya Ferdy Sambo pada kasus ini. Bahkan kejujurannya tidak dihargai.

"Di usia saya ini, tidak pernah terpikirkan ternyata oleh atasan dimana saya bekerja memberikan pengabdian, kepada seorang Jenderal berpangkat bintang dua yang sangat saya percaya dan hormati, dimana saya yang hanya seorang prajurit rendah berpangkat Bharada yang harus mematuhi perkataan dan perintahnya, ternyata saya diperalat, dibohongi dan disia-siakan, bahkan kejujuran yang saya sampaikan tidak dihargai malahan saya dimusuhi," papar Richard

Follow Berita Okezone di Google News

"Begitu hancurnya perasaan saya dan goyahnya mental saya, sangat tidak menyangka akan mengalami peristiwa menyakitkan seperti ini dalam hidup saya namun saya berusaha tegar," tambah dia.

Diketahui, Richard dituntut 12 tahun penjara. Mantan ajudan Ferdy Sambo ini diyakini bersalah melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Bharada E diyakini juga bersalah melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini