Share

Kabareskrim Minta Jajarannya Tak Ragu Usut Pidana Ngemis Online

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 25 Januari 2023 14:44 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 25 337 2752776 kabareskrim-minta-jajarannya-tak-ragu-usut-pidana-ngemis-online-C23v16HDxq.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto meminta jajarannya untuk tidak ragu mengusut unsur pidana dibalik pembuatan konten ngemis online di media sosial (medsos).

Dalam hal ini, Agus meminta Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri untuk menindak tegas hal tersebut

"Saya sudah minta Pak Dir Siber untuk terus memonitor, mana yang kira-kira meresahkan masyarakat, mencederai rasa keadilan masyarakat," kata Agus di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Menurut Agus, apabila ditemukan unsur pidana, Bareskrim tidak perlu ragu mengusut hal tersebut. "Tindak saja tidak usah ragu-ragu, Pak Direktur ini independen," ujar Agus.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dit Tipidsiber) Bareskrim Polri mengusut adanya unsur pidana di balik konten ngemis online di media sosial platform Tiktok, dengan pemeran kaum lanjut usia (lansia).

"Dari pemeriksaan yanng dilakukan dari nenek tadi yang dilakukan pemeriksaan, nenek tadi tidak menjadi korban karena dia bagian dari pada konten kreator," kata Dir Tipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (19/1/2023).

Follow Berita Okezone di Google News

Adi Vivid mengungkapkan, pihaknya mengusut adanya unsur pidana apabila nanti diketemukan fakta bahwa kaum lansia tersebut menerima perlakuan eksploitasi dari konten kreator itu.

"Beda lagi kalau nanti kami temukan kalau nenek ini sebagai korban, bahwa dia dipaksa, dia kedinginan, sampai salah satu konten si nenek menyebut ingin pipis tapi tidak boleh pipis disitu. Nah itu kita harus ini, jadi kami mengimbau bila ada jadi korban segera laporan," ujar Adi Vivid.

Disisi lain, dalam waktu dekat akan memeriksa konten kreator terkait dengan maraknya fenomena ngemis online di media sosial platform Tiktok. Namun, Polisi tidak mengungkap identitas konten kreator yang akan dipanggil terkait konten tersebut.

"Nah oleh karena itu dalam waktu dekat kami akan melakukan pemanggilan kepada konten kreator yang membuat kreator," ujar Adi Vivid.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini