Share

Ribuan Perangkat Desa Demo di DPR, Tuntut Kejelasan Status

Carlos Roy Fajarta, · Rabu 25 Januari 2023 11:48 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 25 337 2752610 ribuan-perangkat-desa-demo-di-dpr-tuntut-kejelasan-status-k0Km9GD2iE.jpg Demo perangkat desa di Gedung DPR. (MPI/Carlos Roy Fajarta)

JAKARTA - Ribuan orang berseragam khaki yang merupakan perangkat desa dari berbagai daerah demonstrasi di depan Gedung DPR Jakarta pada Rabu (25/1/2023).

Sebelumnya massa menggelar unjuk rasa pada Selasa (17/1/2023), dengan menutup Jalan Gatot Subroto.

Menurut hasil pengamatan MNC Portal di lokasi, ribuan orang yang kebanyakan berseragam khaki tersebut sudah berada di lokasi sejak pukul 09.00 WIB dan mulai melakukan aksi.

Massa tampak memenuhi akses jalan dari arah pertigaan Jalan Gerbang Pemuda menuju Jalan Gatot Subroto (depan Senayan Park) hingga ke arah Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jalan Pejompongan.

Ratusan bus besar yang mengangkut perangkat desa tersebut diletakkan di dalam dan sekitar area Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan di Jalan Gerbang Pemuda.

Salah satu perangkat desa dari Bantar Kaung Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Imam (56), mengungkapkan dirinya sudah berangkat dari Brebes sejak magrib kemarin.

"Kita tiba di Jakarta sejak jam 5 pagi dan kemudian bergerak menuju ke gedung DPR dan melakukan aksi sejak jam 8 pagi," kata Imam, Rabu (25/1/2023) ketika ditemui MNC Portal di bawah jembatan penyeberangan orang depan Gedung DPR.

Massa aksi yang berasal dari Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), kata Imam, berunjuk rasa menuntut kejelasan status perangkat daerah.

"Kita ini seperti dibuat tidak jelas statusnya, ASN bukan, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) juga bukan. Makanya kita melakukan aksi besar-besaran untuk menuntut kejelasan," ucap Imam.

Sementara itu, perangkat desa Warung Asem, Kabupaten Batang, Udin (45) menyebutkan, dirinya bersama ratusan perangkat desa lainnya sudah berangkat sejak pukul 19.00 WIB.

"Ada 18 bus berangkat. Kalau untuk biaya bus dan makan-makan semua ada panitia nya, dan biayanya kita patungan," kata Udin.

Follow Berita Okezone di Google News

Ia mengaku banyak para perangkat desa yang sudah mengabdi belasan bahkan puluhan tahun saat ini tidak jelas statusnya.

"Apalagi batas usia perangkat desa itu maksimal 60 tahun, setelahnya putus tugas. Tidak dapat apa-apa seperti tunjangan uang pensiun dan hak-hak seperti yang didapatkan para pegawai negeri sipil," ujar Udin.

Dari pengumuman yang disampaikan orator massa aksi PPDI dari mobil komando speaker yang terletak di depan pintu gerbang utama DPR disebutkan bahwa perwakilan massa aksi sudah masuk ke dalam Gedung DPR RI.

Massa aksi disebutkan orator akan tetap bertahan di lokasi hingga perwakilan massa memberikan kabar kepastian terkait tuntutan kepastian kesejahteraan perangkat desa seluruh Indonesia.

Akses jalan di Jalan Gatot Subroto depan Gedung DPR/MPR Senayan sejak Pukul 8 pagi hingga saat ini masih ditutup total.

Masyarakat yang biasanya melintas dari arah Semanggi menuju Slipi di depan Gedung DPR Senayan dan sekitarnya dapat menggunakan jalan alternatif selain Jalan Gatot Subroto yakni melalui Pejompongan, Palmerah, dan Bendungan Hilir.

Sementara untuk kendaraan roda empat dan lebih bisa menggunakan Jalan Tol Dalam Kota yang terpantau masih ramai lancar arus lalu lintasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini