Share

Ketika Ferdy Sambo Tertekan dengan Video Viral soal Eksekusi Mati

Rizky Syahrial, MNC Media · Rabu 25 Januari 2023 04:55 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 25 337 2752387 ketika-ferdy-sambo-tertekan-dengan-video-viral-soal-eksekusi-mati-r2ilmhqwoz.jpg

JAKARTA - Terdakwa Pembunuhan Brigadir J,  Ferdy Sambo menyampaikan pleidoi terhadap tuntutan jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntutnya 12 tahun penjara.

Ia, dengan nada berat, mengaku tertekan saat diperlihatkan video yang sempat beredar di media sosial, yang memperlihatkan eksekusi mati pada dirinya, dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Hal tersebut disampaikan oleh Ferdy Sambo saat membacakan nota pembelaan atau pleidoi, tuntutan penjara seumur hidup di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2023).

"Majelis Hakim Yang Mulia, dalam satu kesempatan di awal persidangan, bahkan Penasihat Hukum pernah menunjukkan sebuah video viral di masyarakat yang menggambarkan prosesi eksekusi mati terhadap diri saya sebagai terdakwa," ujar Sambo di ruang sidang.

"Padahal persidanganpun masih berjalan dan jauh dari putusan pengadilan,” jelas dia.

Dalam hal ini, video terkait eksekusi mati tersebut hanya ada satu yang beredar. Menurut Sambo, hal itu juga berdampak pada keluarganya.

Follow Berita Okezone di Google News

“Tidak dapat saya bayangkan bagaimana saya dan keluarga dapat terus melanjutkan dan menjalani kehidupan sebagai seorang manusia, juga sebagai warga masyarakat, dengan berbagai tuduhan keji yang melekat sepanjang perjalanan hidup kami,” terang Sambo.

Sambo menjelaskan, saat hal itu terjadi masih terdapat sanak keluarga yang turut berikan semangat untuknya.

"Istri, keluarga, terkhusus anak-anak dengan penuh kasih dan kesabaran, tak pernah berhenti untuk menguatkan dan meyakinkan bahwa harapan akan keadilan sejati masih ada walaupun hanya setitik saja," tutur Sambo.

"Karenanya, saya tidak boleh berhenti menantikan keadilan. Harapan akan keadilan itu mengalir pada persidangan yang mulia ini, dan akan bermuara pada kebijaksanaan Majelis Hakim dalam putusannya. Putusan yang akan menentukan nasib perjalanan kehidupan saya, istri, anak-anak dan keluarga," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini