Share

Isi Lengkap Nota Pembelaan Ricky Rizal, Minta Dibebaskan hingga Berdoa untuk Anaknya

Tim Okezone, Okezone · Selasa 24 Januari 2023 19:32 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 337 2752262 isi-lengkap-nota-pembelaan-ricky-rizal-wibowo-MpODjhTDSN.jpg Terdakwa Ricky Rizal saat sidang (foto: dok MPI)

JAKARTA - Terdakwa dugaan kasus pembunuhan Brigadir J, Ricky Rizal Wibowo membacakan pledoinya dalam persidangan Selasa (24/1/2023). Sambil menangis, terbata-bata, dan suara bergetar Ricky mengaku tak tahu soal rencana pembunuhan Brigadir J.

Ricky mengatakan, pada malam dini hari tanggal 07 Juli 2022, sekitar pukul 00.00 WIB, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi merayakan hari ulang tahun pernikahan di rumah Magelang. Seperti biasanya pada perayaan-perayaan sebelumnya, suasana sangat hangat dan terpancar kebahagiaan pada semua yang ada di rumah.

"Pada pagi hari, Bapak Ferdy Sambo harus kembali ke Jakarta karena tugas. Sedangkan Ibu Putri tetap berada di Magelang untuk memantau Puterinya yang baru masuk di Sekolah SMA Taruna Nusantara," ujar Ricky membacakan pledoinya di persidangan, Selasa (24/1/2023).

Nota Pembelaan Ricky Rizal Wibowo by Desk Nasional Jabodetabek MPI on Scribd

Menurutnya, dia tidak pernah terbayangkan sedikitpun ada kejadian pada malam hari tanggal 07 Juli 2022 di rumah Magelang yang selanjutnya membuat dia dituduh melakukan bentuk perbuatan melawan hukum sehingga membuat dia harus duduk dihadapan Majelis Hakim untuk membacakan Nota Pembelaan atau Pledoinya itu.

 BACA JUGA:Ferdy Sambo Akui Berikan Perintah Salah Pada Anak Buahnya

Pengamanan senjata api dianggap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai bagian dari perencanaan pembunuhan terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

"Dengan tegas saya sampaikan bahwa saya tidak pernah tahu ada rencana pembunuhan apalagi dianggap sebagai bagian dalam rencana tersebut," kata Ricky terbata-bata dan menangis lalu mengusap air matanya menggunakan tangannya itu.

 BACA JUGA:Bantah Rencanakan Pembunuhan, Ferdy Sambo: Kemarahan Saya Meletup saat Bertemu Brigadir J

Follow Berita Okezone di Google News

Ricky menambahkan, pada saat itu terjadi keributan antara Brigadir J dengan Kuat Ma’ruf, yang berdasarkan cerita Kuat Ma’ruf sempat menggunakan pisau untuk mengejar Brigadir J. Dia sebagai seorang anggota Polri, sebagai senior, dan sebagai yang dituakan melakukan tindakan mengamankan senjata api sebagai bentuk antisipasi dan mitigasi resiko terjadinya keributan kembali diantara mereka.

"Upaya pengamanan terhadap pisau yang dipakai juga sudah saya lakukan malam itu, dan tindakan pengamanan senjata api sudah saya sampaikan langsung terhadap Alm. Nofriansyah Yosua Hutabarat," paparnya.

Selain itu, Ricky meminta majelis hakim membebaskan dia dari segala dakwaan dan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Melalui kesempatan yang diberikan Yang Mulia Majelis Hakim, dalam nota pembelaan ini saya ingin menyampaikan bahwa saya tidak pernah sedikitpun menginginkan, menghendaki, merencanakan, dan mempunyai niat menghilangkan nyawa Alm. Nofriansyah Yosua Hutabarat," bebernya.

Kedua, kata Ricky, dia sama sekali tidak mengetahui rencana pembunuhan terhadap Brigadir J. Ketiga, dia tidak pernah melakukan perbuatan bersama-sama atau turut serta untuk menghilangkan nyawa Brigadir J.

Menurut Ricky, Jaksa meminta Majelis Hakim untuk memutus perkara ini, begitu juga dia yang memohon Majelis Hakim untuk memeriksa dan memutus perkara ini secara adil. Dia sangat berharap Majelis Hakim agar menggunakan kedudukannya sebagai wakil Tuhan di muka bumi ini untuk memberikan putusan yang seadil-adilnya, bukan saja untuk dia, melainkan untuk isteri dan puteri-puterinya, serta keluarganya.

"Saya memohon kepada Yang Mulia Majelis Hakim dapat mencari kebenaran dalam persidangan ini berdasar kepada fakta dan bukti-bukti yang ada. Saya berdoa kepada Allah SWT agar Majelis Hakim berkenan menerima pembelaan yang saya ajukan dan pembelaan yang disampaikan oleh Penasihat Hukum saya, membebaskan saya dari dakwaan dan tuntutan Penuntut Umum, serta memulihkan segala hak saya dalam kemampuan, kedudukan, nama baik, serta harkat dan martabat saya," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini