Share

5 Fakta Henry Surya Terdakwa Penggelapan Dana KSP Indosurya Divonis Bebas, Ini Alasannya

Bachtiar Rojab, MNC Media · Rabu 25 Januari 2023 07:39 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 337 2752128 5-fakta-henry-surya-terdakwa-penggelapan-dana-ksp-indosurya-divonis-bebas-ini-alasannya-o9McZoLsZu.jpg Hakim vonis bebas terdakwa kasus penggelapan KSP Indosurya, Henry Surya. (MPI/Bachtiar Rojab)

JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar) memvonis bebas terdakwa kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya, Hendry Surya. Majelis hakim membacakan putusan itu pada persidangan Selasa (24/1/2023).

Berikut 5 fakta Henry Surya terdakwa penggelapan dana KSP Indosurya divonis bebas, sebagaimana dirangkum pada Rabu (25/1/2023) :

1. Vonis Bebas

  

Majelis hakim Syafrudin Ainor membacakan putusan bahwa Henry Surya divonis bebas. Hal itu lantaran kasus Henry tersebut bukan pidana, melainkan perdata.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Henry Surya tersebut diatas terbukti melakukan perbuatan yang didakwakan tetapi bukan merupakan tindak pidana melainkan perkara perdata," ujar Syarifudin di PN Jakbar, Selasa (24/1/2023).

"Membebaskan terdakwa Henry Surya oleh karena itu dari segala tuntutan hukum yang sebelumnya didakwakan dalam dakwaan alternatif kesatu pertama dan kedua pertama," katanya.

2. Dikeluarkan dari Rutan

Syarifudin melanjutkan, dengan adanya keputusan tersebut, Henry dibebaskan dari segala tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dan diperintahkan dari rutan.

"Memerintahkan agar terdakwa Henry Surya segera dikeluarkan dari Rutan Salemba Cabang Kejagung setelah putusan ini dibacakan," ujar Syarifudin.

Follow Berita Okezone di Google News

3. Jaksa Ajukan Kasasi

Koordinator JPU Syahnan Tanjung kecewa dengan putusan majelis hakim. Ia mengatakan, akan mengajukan kasasi karena kecewa dan sedih atas penderitaan 23 ribu korban KSP Indosurya.

"Tidak hanya saya (yang kecewa), yang 23 ribu orang, dari korban. Nah sekarang kita kalau ditanya apa upayanya?" ujar Syahnan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (24/1/2023).

"Saya bilang kasasi karena jalan prosedur hukum begitu," ucapnya.

4. Lapor Presiden Jokowi

Tak hanya itu, akibat banyaknya korban dari kasus tersebut, Syahnan Tanjung bakal melayangkan laporan ke Jokowi dengan nama dia sendiri. Itu karena ia menganggap putusan tersebut aneh dan sangat berpihak.

"Kalau ada penetapannya baru kita keluarkan. Itu aturan mainnya. Saya akan laporkan ke Presiden, saya pribadi, akan saya laporkan hakim ini," tuturnya.

"Saya akan laporkan pribadi, nama saya Syahnan Tanjung ya, ini lengkap, saya nggak mau begini-begini pengadilan. Ini putusan paling aneh, putusan enggak berpihak pada korban," sambungnya.

5. Korban Kecewa

Salah satu korban penipuan dan penggelapan Indosurya, Welly kecewa dengan vonis bebas dijatuhkan hakim. Menurutnya, hakim tidak bisa mengadili perkara.

Welly menambahkan, keputusan hakim dianggap aneh dan tidak masuk akal. Sebab, kerugian asetnya yang mencapai Rp7 miliar, ia baru mendapat pemulihan aset senilai Rp100 ribu yang dicicil selama 6 bulan.

"Cicilan hanya sebatas retorika, untuk pembodohan kita. Kita yang dicicil hanya Rp100 ribu selama 6 bulan, bayangkan saja dari uang Rp7 miliar," ujar Welly di kawasan pengadilan, Selasa (24/1/2024).

Terlebih, kata Welly, sidang kali ini layaknya dagelan.

"Ini dagelan, sudah benar-benar dagelan," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, terdakwa kasus penipuan dan penggelapan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya, Henry Surya dituntut hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp200 miliar.

"Menuntut pidana penjara kepada terdakwa Henry Surya selama 20 tahun penjara dikurangi selama periode dalam tahanan," ujar Ketua JPU Syahnan Tanjung di PN Jakarta Barat, Rabu (4/1/2023).

Tak hanya itu, Henry yang sekaligus sebagai pendiri KSP Indosurya ini juga dituntut untuk mengeluarkan denda sebanyak Rp200 miliar.

"Menjatuhkan pidana denda kepada terdakwa Henry Surya sebesar Rp200 miliar subsider 1 tahun kurungan," katanya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini