Share

Tumpahkan Kekecewaan di Pledoi, Ferdy Sambo: Saya Dituduh Secara Sadis!

Rizky Syahrial, MNC Media · Selasa 24 Januari 2023 16:42 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 337 2752120 tumpahkan-kekecewaan-di-pledoi-ferdy-sambo-seolah-saya-penjahat-terbesar-sejarah-manusia-8J7X6tdMQH.jpg Terdakwa Ferdy Sambo saat sidang di PN Jaksel (foto: dok MPI)

JAKARTA - Terdakwa Ferdy Sambo menyatakan sikap kecewanya atas tuduhan yang di sebut publik terhadap dirinya, seolah menjadi penjahat terbesar sepanjang sejarah manusia.

Hal tersebut dilontarkan Sambo pada nota pembelaan atau pledoi atas tuntutan seumur hidup dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, atau Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2023).

"Sejak awal saya ditempatkan sebagai terperiksa dalam perkara ini, beragam tuduhan telah disebarluaskan di media dan masyarakat. Seolah saya adalah penjahat terbesar sepanjang sejarah manusia," kata Sambo saat bacakan pleidoi.

 BACA JUGA: Ricky Rizal Ngaku Bangga Kala Ditunjuk Jadi Ajudan Ferdy Sambo

Sambo menerangkan, semenjak dirinya dijadikan tersangka pada kasus ini, beragam caci maki serta pembullyan pun diterimanya beserta keluarga.

"Saya telah dituduh secara sadis melakukan penyiksaan terhadap almarhum Yosua sejak dari Magelang, begitu juga tudingan sebagai bandar narkoba dan judi, melakukan perselingkuhan dan menikah siri dengan banyak perempuan, melakukan LGBT," jelas dia.

"Memiliki bunker yang penuh dengan uang, sampai dengan penempatan uang ratusan triliun dalam rekening atas nama Yosua, yang kesemuanya adalah tidak benar dan telah sengaja disebarkan untuk menggiring opini yang menyeramkan terhadap diri saya," tambahnya.

 BACA JUGA:Kasus Ferdy Sambo Mengusik Mantan Wakapolri: Harusnya Jangan Sampai Terjadi Pembunuhan

Follow Berita Okezone di Google News

Sambo pun memandang tuduhan tersebut membuat dirinya layak mendapat hukuman paling berat, tanpa perlu mendengar pertimbangan dirinya sebagai terdakwa.

Bahkan di awal sidang, Tim Penasihat Hukumnya pernah menunjukkan sebuah video viral yang memperlihatkan eksekusi mati terhadap Sambo sebagai terdakwa. Padahal, persidangan kala itu masih berjalan.

"Nampaknya, berbagai prinsip hukum tersebut telah ditinggalkan dalam perkara di mana saya duduk sebagai terdakwa," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini