Share

Ricky Rizal Bantah Amankan Senpi Brigadir J karena Diperintah

Ari Sandita Murti, MNC Portal · Selasa 24 Januari 2023 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 337 2752083 ricky-rizal-bantah-amankan-senpi-brigadir-j-karena-diperintah-jscQciz7PY.jpg Ricky Rizal saat membacakan pleidoi. (MPI/Ari Sandita)

JAKARTA - Terdakwa dugaan kasus pembunuhan Brigadir J, Ricky Rizal Wibowo, membacakan pledoinya dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2023). Ricky membantah dia mengamankan senjata api (senpi) milik Brigadir J karena menerima perintah.

Menurut Ricky, pada 8 Juli 2022 pagi, dia diperintah secara mendadak Putri Candrawathi untuk mempersiapkan dan ikut mengantarnya pulang ke Jakarta. Sebagai bawahan, hal yang wajar untuk memenuhi tugas dari seorang pimpinan, dalam hal ini Putri yang merupakan istri dari Kadiv Propam Ferdy Sambo.

"Perintah yang disampaikan jelas dan tidak ada kaitannya dengan tuduhan yang mengatakan saya sudah mengetahui dan menghendaki kemungkinan dilakukan sesuatu terhadap almarhum Nofriansyah Yosua Hutabarat, serta tidak ada hubungannya dengan perintah back up yang Penuntut Umum ambil dari keterangan setelah tiba di Jakarta," ujar Ricky di persidangan, Selasa (24/1/2023).

Ia menerangkan, perintah mendadak tentu mengakibatkan semua dilakukan secara terburu-buru, termasuk menurunkan barang-barang dan sekaligus senjata api yang telah diamankan. Hal itu karena khawatir adanya keributan lanjutan antara Brigadir J dengan Kuat Maruf pada malam sebelumnya. Dia letakkan di dashboard mobil LM bersamaan dengan meletakkan senjata steyer AUG yang biasa diletakkan di mobil Putri.

Selain itu, ia menyebutkan, Brigadir J sepengetahuan dia akan duduk di situ. Kemudian diasumsikan sebagai tindakan mengamankan senjata kembali dan respon dalam bentuk kehendak dan rencana dia sebagai ajudan yang sudah terlatih untuk memuluskan dan mendukung kehendak Ferdy Sambo yang berencana meminta bantuan untuk back up di Jakarta. Sekali lagi, penuntut umum memakai keterangan yang baru dikemukakan Ferdy Sambo di Jakarta.

"Jika saya berniat untuk mengamankan kembali senjata almarhum Yosua akan lebih masuk akal bagi saya untuk meletakkan senjata tersebut dalam tas Tumi milik saya sehingga senjata tersebut selalu dalam penguasaan saya," tutur Ricky.

Follow Berita Okezone di Google News

Ia mengungkap, tidak pernah menyampaikan pada siapapun, jangan sampai Birgadir J mengambil senjatanya kembali. Setelah kendaraan dan barang-barang disiapkan, sudah menjadi tugasnya mengecek ulang ke dalam rumah, memeriksa barangkali masih ada barang milik Putri yang tertinggal.

"Dalam perjalanan dari Magelang ke Jakarta, saya sudah sampaikan kepada almarhum Yosua, senjata miliknya ada di dashboard mobil LM. Setelah tiba di Jakarta, saya juga tidak pernah mengambil kembali senjata tersebut dengan tujuan untuk saya kuasai," kata Ricky.

Ia menambahkan, saat pihaknya duduk-duduk di depan rumah Saguling, dia juga tak pernah melarang Brigadir J mengambil senjata miliknya. Hal ini juga dibuktikan dari semua saksi yang telah memberi keterangan pada persidangan ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini