Share

Ricky Rizal Menyesal Tak Jujur Sejak Awal Pemeriksaan Terkait Pembunuhan Brigadir J

Ari Sandita Murti, MNC Portal · Selasa 24 Januari 2023 15:24 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 337 2752052 ricky-rizal-menyesal-tak-jujur-sejak-awal-pemeriksaan-terkait-pembunuhan-brigadir-j-uaRhCMIO2K.jpg Ricky Rizal/Foto: MPI

 

JAKARTA - Terdakwa dugaan kasus pembunuhan Brigadir J, Ricky Rizal Wibowo membacakan pledoinya dalam persidangan Selasa (24/1/2023) ini. Ricky menyampaikan penyesalannya lantaran saat pertama kali diperiksa terkait kematian Brigadir J, Ricky tak menceritakan semuanya sejak awal.

"Seperti yang kita ketahui bersama, banyak dari pimpinan saya juga yang sedang menjalani sidang kasus Obstraction of justice dalam perkara ini," ujar Ricky di persidangan, Selasa (24/1/2023).

 BACA JUGA: BMKG Beberkan Soal Gempa Susulan Kerap Terjadi saat Magnitudo Besar

Menurut Ricky, sampai saat dia akhirnya dibawa anggota Provost ke kantor Biro Porvost Mabes Polri untuk dimintai keterangan. Di ruang provost, Ferdy Sambo memanggil dia, Kuat, dan Richard ke salah satu ruangan, kemudian menyampaikan kepada mereka skenario tembak-menembak yang terjadi di rumah Duren Tiga dengan tujuan untuk membantu Richard pasca peristiwa penembakan tersebut.

Ric menerangkan, beberapa hari setelah pemeriksaan oleh Provost, Paminal, dan Penyidik Jakarta Selatan dia dipanggil oleh Ferdy Sambo. Sambo menanyakan apakah dia masih menyampaikan sesuai skenario yang disampaikan di ruang Provost kepada penyidik.

 BACA JUGA:Kronologi Wanita Dituduh Penculik Anak Dibakar di Sorong Papua Barat Daya

"Kemudian tanpa tahu maksud dan tujuannya apa, saya ditunjukkan amplop yang katanya berisi uang, akan tetapi tidak diberikan, dan tidak pernah saya terima, dan tidak pernah saya harapkan hingga saat ini," tutur Ricky.

Ricky mengungkapkan, beberapa kali dia menjalani proses pemeriksaan, dia masih menceritakan kronologi peristiwa di rumah Duren Tiga adalah peristiwa tembak-menembak. Dia merasa sangat gelisah, tertekan, dan tidak tenang karena tidak menyampaikan kejadian yang sebenarnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Ricky membeberkan, itu semua karena setiap kembali dari pemeriksaan, Ferdy Sambo selalu menanyakan dan menyampaikan kepadanya untuk selalu bertahan pada skenario tembak-menembak tersebut. Dia yang masih tinggal di rumah Sambo dan masih sebagai bawahannya terpaksa harus menuruti perintah Beliau.

Ricky menambahkan, hingga pada tanggal 07 Agustus 2022, dia dibawa anggota Provost untuk dilaksanakan Patsus dan pada tanggal itu juga dia ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan. Dia ditunjukkan keterangan dari Bharada E atau Richard Eliezer yang menyebutkan pelaku penembakan terhadap Brigadir J semua dilakukan oleh Ferdy Sambo.

"Kemudian saya diminta untuk membaca ayat Al Qur’an, setelah itu saya menuliskan testimoni peristiwa yang terjadi pada tanggal 08 Juli 2022 di rumah Duren Tiga. Sesuatu yang sangat saya sesali, yang seharusnya saya sampaikan dari awal dilakukan pemeriksaan oleh penyidik kepada saya," kata Ricky.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini