Share

Bocah Korban Serial Killer Aki Wowon Tengah Menjalani Pemulihan Trauma

Erfan Maruf, MNC Portal · Selasa 24 Januari 2023 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 337 2752042 bocah-korban-serial-killer-aki-wowon-tengah-menjalani-pemulihan-trauma-wD9WLiHcaN.jpg Ilustrasi/Foto: Freepik

 

JAKARTA - Neng Ayu Susilawati (5) korban selamat pembunuhan berantai atau serial killer tengah menjalani pemulihan trauma didampingi Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Bekasi Kota.

"Ini dibawah pengawasan KPAD di Bekasi Kota untuk menghilangkan traumatis dan menghilangkan memori yang bersifat negatif," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Selasa (24/1/2023).

 BACA JUGA:Kasus Pembunuhan Aki Wowon Cs Disebut Mirip Ryan Jombang, Ini Sejumlah Perbedaannya

Trunoyudo mengatakan, pihaknya dan KPAD telah berkoordinasi dengan keluarga terkait dengan proses pemulihan trauma terhadap Neng Ayu Susilawati. Salah satu pihak keluarga dari Ai Maimunah akan merawat Neng Ayu.

"Pihak keluarga sudah dihubungi dan berkoordinasi dengan pihak Polres Metro Bekasi Kota, dan bersedia menjalani perawatan nanti ditangani oleh KPAI Bekasi Kota," tandasnya.

 BACA JUGA:Dede Komplotan Aki Wowon Ternyata Sempat Ikut Minum Kopi Beracun yang Diberikan ke Korban

Sebelumnya, polisi telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus pembunuhan berantai di Bekasi dan Cianjur, yakni Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan M Dede Solehudin. Para tersangka sejauh ini telah membunuh 9 orang, yang terdiri dari dua tenaga kerja wanita, hingga keluarga para tersangka.

Para tersangka membunuh korban dengan cara membuang ke laut, mencekik, hingga meracuni dengan racun tikus dan pestisida.

Follow Berita Okezone di Google News

Kapolda Metro Jaya Irjen M Fadil Imran mengatakan para tersangka membunuh korban untuk menutupi jejak kejahatannya.

"Ternyata korban meninggal dunia di Bekasi dibunuh karena para tersangka ini diketahui melakukan tindak pidana lain. Mereka melakukan serangkaian pembunuhan atau bisa sebut serial killer," kata Fadil.

Fadil menjelaskan para pelaku tega membunuh anggota keluarganya sendiri karena kejahatan mereka diketahui para korban. Pada tersangka menganggap korban merupakan sosok berbahaya yang dapat membocorkan kejahatan mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini