Share

Bacakan Pledoi Sambil Menangis, Ricky Rizal: Saya Tak Tahu Soal Rencana Pembunuhan Brigadir J

Ari Sandita Murti, MNC Portal · Selasa 24 Januari 2023 13:35 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 337 2751947 bacakan-pledoi-sambil-menangis-ricky-rizal-saya-tak-tahu-soal-rencana-pembunuhan-brigadir-j-q54miAzoZ3.jpg Terdakwa Ricky Rizal saat sidang (foto: dok MPI)

JAKARTA - Terdakwa dugaan kasus pembunuhan Brigadir J, Ricky Rizal Wibowo membacakan pledoinya dalam persidangan Selasa (24/1/2023) ini. Sambil menangis, terbata-bata, dan suara bergetar Ricky mengaku tak tahu soal rencana pembunuhan Brigadir J.

Ricky mengatakan, pada malam dini hari tanggal 07 Juli 2022, sekitar pukul 00.00 WIB, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi merayakan hari ulang tahun pernikahan di rumah Magelang. Seperti biasanya pada perayaan-perayaan sebelumnya, suasana sangat hangat dan terpancar kebahagiaan pada semua yang ada di rumah.

"Pada pagi hari, Bapak Ferdy Sambo harus kembali ke Jakarta karena tugas. Sedangkan Ibu Putri tetap berada di Magelang untuk memantau Puterinya yang baru masuk di Sekolah SMA Taruna Nusantara," ujar Ricky membacakan pledoinya di persidangan, Selasa (24/1/2023).

 BACA JUGA:Bacakan Pleidoi Kuat Maruf, Pengacara: Kecerdasan Terdakwa Tak Mungkin Pahami Rencana Pembunuhan

Menurutnya, dia tidak pernah terbayangkan sedikitpun ada kejadian pada malam hari tanggal 07 Juli 2022 di rumah Magelang yang selanjutnya membuat dia dituduh melakukan bentuk perbuatan melawan hukum, sehingga membuat dia harus duduk dihadapan Majelis Hakim untuk membacakan Nota Pembelaan atau Pledoinya itu. Pengamanan senjata api dianggap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai bagian dari perencanaan pembunuhan terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

"Dengan tegas saya sampaikan bahwa saya tidak pernah tahu ada rencana pembunuhan, apalagi dianggap sebagai bagian dalam rencana tersebut," kata Ricky terbata-bata dan menangis lalu mengusap air matanya menggunakan tangannya itu.

 BACA JUGA:Kasus Ferdy Sambo Mengusik Mantan Wakapolri: Harusnya Jangan Sampai Terjadi Pembunuhan

Ricky menambahkan, pada saat itu terjadi keributan antara Brigadir J dengan Kuat Ma’ruf, yang berdasarkan cerita Kuat Ma’ruf sempat menggunakan pisau untuk mengejar Brigadir J. Dia sebagai seorang anggota Polri, sebagai senior, dan sebagai yang dituakan melakukan tindakan mengamankan senjata api sebagai bentuk antisipasi dan mitigasi resiko terjadinya keributan kembali diantara mereka.

"Upaya pengamanan terhadap pisau yang dipakai juga sudah saya lakukan malam itu, dan tindakan pengamanan senjata api sudah saya sampaikan langsung terhadap Alm. Nofriansyah Yosua Hutabarat," paparnya.

Follow Berita Okezone di Google News

(wal)

1
1

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini