Share

Kuat Maruf: Saya Dituduh Berselingkuh dengan Putri Candrawathi di Medsos

Ari Sandita Murti, MNC Portal · Selasa 24 Januari 2023 11:43 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 337 2751851 kuat-maruf-saya-dituduh-berselingkuh-dengan-putri-candrawathi-di-medsos-uOfgBYsXcl.jpg Kuat Maruf (Foto: MPI)

JAKARTA - Terdakwa dugaan kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Kuat Maruf membacakan pleidoinya dalam persidangan di PN Jaksel, Selasa (24/1/2023).

Kuat menyinggung tuduhan warganet yang menyebut dirinya berselingkuh dengan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

"Bahkan yang lebih parah di media sosial, saya dituduh berselingkuh dengan ibu Putri," ujarnya dengan suara bergetar.

Dia mengaku bingung dan tak tahu penyebab dirinya dituduh ikut merencanakan pembunuhan Brigadir J.

"Yang Mulia yang saya hormati, apakah karena saya sulit memahami yang ditanyakan kepada saya maka membuktikan saya ikut merencanakan pembunuhan pada almarhum Yosua," kata Kuat.

Baca juga: Bacakan Pleidoi, Kuat Maruf Ungkap Brigadir J Pernah Bantu Biaya Sekolah Anaknya

Kuat mempertanyakan mengapa dirinya menjawab tidak sesuai kemauan yang bertanya dalam persidangan menjadi dianggap berbohong dan tidak jujur terkait peristiwa pembunuhan Brigadir J.

Kuat membantah tuduhan merencanakan pembunuhan Brigadir J. Kata dia, selama masa penahanan 5 bulan ini selalu dianggap terlibat dalam pembunuhan Brigadir J.

Baca juga: Bacakan Pleidoi, Kuat : Kenapa Saya Dituduh Ikut Rencanakan Pembunuhan Brigadir J

Selama ini, lanjut dia, kasus pembunuhan Brigadir J berdampak kepada keluarga hingga anak dan istrinya. Padahal, Brigadir J juga baik terhadap dirinya dan keluarganya.

Follow Berita Okezone di Google News

Kuat mengungkapkan, Brigadir J pernah membantu biaya pendidikan anaknya saat dirinya tak bekerja dengan keluarga Ferdy Sambo selama dua tahun lantaran pandemi Covid-19.

"Saya akui Yang Mulia saya ini bodoh, saya dengan mudah dimanfaatkan oleh penyidik untuk mengukuti sebagain BAP dari Richard. Saya merasa bingung dan tidak mengerti dengan semua proses persidangan yang sedang berjalan," katanya.

Menurut Kuat, selama ini dirinya hanya berusaha untuk menjakankan proses persidangan sebagaimana seharusnya. Meskipun, lanjut dia, dirinya tak paham apa kesalahannya sehingga dituduh ikut dalam perencanaan pembunuhan Brigadir J.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini