Share

Penggelapan Dana Boeing, Ahyudin dan 2 Eks Petinggi ACT Divonis Hari Ini

Achmad Al Fiqri, MNC Portal · Selasa 24 Januari 2023 09:30 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 337 2751742 penggelapan-dana-boeing-ahyudin-dan-2-eks-petinggi-act-divonis-hari-ini-ZmrVCkEwu5.jpg Ahyudin (Foto: MPI)

JAKARTA - Tiga terdakwa kasus dugaan penggelapan dana bantuan sosial untuk keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air Boeing 737 Max 8 Nomor penerbangan JT 610 akan menjalani sidang putusan hari ini, Selasa (24/1/2023).

Ketiganya yakni, pendiri sekaligus mantan Presiden Yayasan ACT Ahyudin; Presiden ACT periode 2019-2022, Ibnu Khajar; dan eks Vice President Operational ACT, Hariyana Hermain.

"Betul, pembacaan putusan Drs Ahyudin, Ibnu Khajar dan Hariyana Hermain," ujar Pejabat Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Djuyamto, Senin 23 Januari 2023.

 BACA JUGA:Pleidoi Mantan Petinggi ACT: Mohon Ampun ke Allah dan Minta Maaf ke Keluarga Korban Lion Air

Dalam perkara tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah melayangkan tuntutan empat tahun penjara terhadap tiga mantan petinggi Yayasan ACT. Jaksa meyakini, terdakwa Ahyudin terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah secara bersama-sama melakukan kejahatan dalam hal menggelapkan dana ahli waris korban kecelakaan pesawat lion air.

"Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Ahyudin selama empat tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan," kata jaksa saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 27 Desember 2022.

BACA JUGA:Mantan Petinggi ACT Minta Dibebaskan, Alasannya Punya 14 Anak Kecil dan Ada Riwayat Jantung 

Follow Berita Okezone di Google News

Ahyudin didakwa menggelapkan dana donasi. Penggelapan yang dilakukan petinggi ACT itu terkait dana donasi dari Boeing untuk keluarga atau ahli waris korban kecelakaan Lion Air 610.

Ahyudin melakukan perbuatan itu bersama-sama dengan Presiden ACT Ibnu Khajar dan Hariyana Hermain (HH), yang disebut sebagai salah satu Pembina ACT dan memiliki jabatan tinggi lain di ACT, termasuk mengurusi keuangan. Tuntutan untuk tiap terdakwa itu dilakukan terpisah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini