Share

Profil Lengkap Serda Ucok, Intelijen Kopassus yang Eksekusi 4 Narapidana Lapas Cebongan

Tim Okezone, Okezone · Rabu 04 Januari 2023 05:45 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 03 337 2739603 profil-lengkap-serda-ucok-intelijen-kopassus-yang-eksekusi-4-narapidana-lapas-cebongan-BqbhuLZ73J.jpg Serda Ucok/Foto: Antara

JAKARTA - Serda Ucok Tigor Simbolon dikabarkan bergabung ke dalam satuan telik sandi atau intelijen di Grup 3/Sandhi Yudha yang bermarkas di Cijantung, Jakarta Timur.

Namanya melambung karena kasus pembunuhan narapidana di lembaga permasyarakat atau lapas Kelas II B Cebongan, Sleman, Yogyakarta pada 2013 silam.

(Baca juga: Kerasnya Pendidikan Komando Serda Ucok, Long March 500 Km ke Cilacap hingga Nyawa Jadi Taruhan)

Peristiwa itu berawal dari kasus pengeroyokan yang menyebabkan prajurit  TNI bernama Serka Heru Santoso hingga tewas. Pelakunya adalah sindikat preman yang meresahkan masyarakat Yogyakarta saat itu.

Sehari kemudian seorang anggota Kodim yang juga mantan anggota Kopassus bernama Sertu Sriyono ditemukan tewas dibacok. Diduga pelakunya adalah kelompok yang sama.

Serda Ucok Tigor Simbolon tergabung ke dalam Anggota Kopassus Grup II Kandang Majenang Kartasura. Atas kasus tersebut prajurit baret merah ini sempat divonis 11 tahun penjara karena terbukti mengeksekusi empat tahanan menggunakan senjata AK-47 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Cebongan, Sleman, Yogyakarta.

Hubungan antara Serda Ucok dengan Sertu Sriyono memang sudah sangat dekat. Karena mereka berdua sempat menempuh pendidikan Kopassus di Batujajar, Bandung.

Follow Berita Okezone di Google News

Setelah mendengar berita tersebut Serda Ucok dan temannya segera mengunjungi Lapas Cebongan di tengah malam. Bersenjatakan AK-47, dua pucuk replika AK-47 dan sebuah pistol. Pasukan ini masuk ke lapas dan mengaku sebagai Polda DIY.

Serda Ucok masuk ke dalam blok A5, sedangkan dua temannya yaitu Serda Sugeng dan Koptu Kodik berjaga di luar. Disini Ucok memberikan tembakan pada pelaku pembunuhan Serka Heru dan Sertu Sriyono itu.

Keempat korban ini bernama Yohanes Juan Manbait, Gamaliel Yermiyanto Rohi Riwu, Adrianus Candra Galaja, dan Hendrik Benyamin Sahetapy Engel alias Deki. Serda Ucok divonis 11 tahun penjara karena dia terbukti melakukan pembunuhan tersebut.

Sementara rekan Serda Ucok yang juga ikut dalam pembunuhan berencana tersebut yaitu Serda Sugeng dikenai hukuman 8 tahun dan hukuman tambahan, yaitu dipecat dan dikenai biaya persidangan.

Sedangkan Koptu Kodik dikenai 6 tahun penjara, serta dipecat dan dikenai biaya persidangan. Serda Ucok berhak bebas karena telah menjalani masa 2/3 tahanan yang terhitung dari tahun 2013, yang berarti sudah 8 tahun menjalani kurungan dari total 11 tahun vonis dari pengadilan militer (Dilmil) II-11 Yogyakarta.

1
3
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini