Share

Kerasnya Pendidikan Komando Serda Ucok, Long March 500 Km ke Cilacap hingga Nyawa Jadi Taruhan

Tim Okezone, Okezone · Selasa 20 Desember 2022 07:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 19 337 2730256 kerasnya-pendidikan-komando-serda-ucok-long-march-500-km-ke-cilacap-hingga-nyawa-jadi-taruhan-7GpMwp4pz2.jpg Serda Ucok/Tangkapan layar media sosial

JAKARTAKomando Pasukan Khusus (Kopassus) adalah satuan elit yang dimiliki TNI AD. Berbagai operasi militer baik dalam negeri maupun luar negeri pernah dijalani pasukan yang mempunyai moto Tribuana Chandraca Satya Dharma.

(Baca juga: Berawal dari Peristiwa Malari, Prajurit Kopassus Ini Nekat Melamar Keluarga Cendana)

Salah satu anggota Kopassus yang banyak pendapat perhatian masyarakat adalah Serda Ucok Tigor Simbolon. Dia dikabarkan masuk kedalam satuan telik sandi atau intelijen di Grup 3/Sandhi Yudha yang bermarkas di Cijantung, Jakarta Timur usai bebas dari penjara.

Namun untuk menjadi seorang pasukan Kopassus, tidak mudah karena kerasnya pendidikan komando selama tujuh bulan. Salah satu yang paling berat adalah melakukan “long march” atau jalan kaki sejauh 500 kilometer.

Pendidikan komando Kopassus terbagai menjadi tiga tahap, yakni tahap basis, tahap gunung hutan dan tahap rawa laut.

1. Tahap Basis

Setiap siswa atau peserta pendidikan komando telah dibekali ilmu-ilmu dasar prajurit komando, baik secara perorangan, kelompok, ataupun hubungan tim. Hal ini membuat peserta didik mampu membentuk karakter prajurit komando sejati. Pada akhir tahap basis ditandai dengan materi Uji Keterampilan Komando (UKK).

Follow Berita Okezone di Google News

2. Tahap Gunung Hutan

 

Tahap ini adalah aplikasi semua materi teknik dan taktik yang didapatkan siswa selama tahap basis.Pada tahap ini, setiap siswa harus mampu mempertahankan diri dari berbagai macam medan dan cuaca yang ekstrem. Bahkan nyawa sebagai taruhannya dengan tujuan membentuk jiwa korsa sebagai prajurit komando.

Penutupan sesi ini ditandai dengan kegiatan long march dari Bandung ke Cilacap dengan 10 etape siang dan malam hari sejauh 500 kilometer.

3. Tahap Rawa Laut

Tahapan ini dianggap yang sangat sulit untuk dihadapi. Tahapan ini mempunyai berbagai tantangan gelombang dan arus laut, pasang surut air laut, lumpur hidup daerah rawa, serta sungai lebar. Siswa juga harus mampu mempertahankan cover sendiri dengan taruhannya yang paling ringan adalah menjadi gila di akhir pendidikan.

Selain itu, nyawa siswa pun bisa hilang bila dalam diri peserta didik tidak terbentuk karakter prajurit komando.

1
3
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini