Share

5 Fakta Aipda Aksan, Ditahan Usai Sebut Polri Sarang Mafia

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 09 Desember 2022 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 08 337 2723374 5-fakta-aipda-aksan-ditahan-usai-sebut-polri-sarang-mafia-thpokW9LmO.JPG Aipda Aksan/Foto: Istimewa

TANAH TORAJA - Aipda Aksan akhirnya ditahan di Mapolda Sulsel usai videonya terkait mafia di institusi Polri viral di sosial media.

Oknum polisi yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Mapolres Tanah Toraja ini ditahan usai menjalani pemeriksaan Bid Propam Polda Sulawesi Selatan. Berikut fakta-faktanya.

 BACA JUGA:Usai Videonya Viral soal Mafia di Institusi Polri, Aipda Aksan Ditahan di Mapolda Sulsel

1. Viral usai diunggah di sosmed

Video Aipda Aksan ini viral usai rekaman video curhatan dirinya tentang adanya mafia di institusi Polri menyebar di sosial media. Dalam video itu Aipda Aksan menyampaikan bahwa institusi Polri harus dibersihkan dari mafia.

Pasalnya, telah terjadi pungutan liar seperti penerimaan anggota Polri harus bayar, juga untuk pindah tugas dan bahkan ingin menjadi perwira Polri pun harus bayar.

 BACA JUGA:Pemerintah Dorong Pemda Laksanakan Pembangunan Berkelanjutan

2. Video ditujukan ke Kapolri

Aipda Aksan menujukan video yang direkamnya itu kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dai meminta institusi Polri harus dibersihkan dari mafia karena banyaknya pungutan liar yang terjadi di isntitusi tersebut.

"Tolong institusi Polri dibersihkan dari mafia-mafia. Polri sekarang semakin tak karuan. Tidak bagus, rekrutmennya tidak bagus," katanya dalam video tersebut.

3. Banyaknya potongan

Selain menyinggung banyaknya pungutan di tubuh Polri, Aipda Aksan juga menyebut bahwa pimpinan Polri pada tingkat bawah tak mengajarkan hal baik. Mereka memotong beberapa anggaran seperti Dipa, BBM, dan uang makan.

Follow Berita Okezone di Google News

4. Menyebut Kapolres Palopo korup

Tak hanya menyebutkan banyaknya pungutan liar dan pemotonga hak personel, ia pun menyebut mantan Kapolres Palopo AKBP Alfian Urnas telah melakukan korupsi kendaraan dinas.

Bahkan, karena mengungkap praktik korupsi tersebut Aipda Aksan yang sebelumnya berdinas di Polres Palopo, saat ini ia dimutasi ke Polres Tana Toraja.

5. Ditahan karena tak bisa dibuktikan

Namun, saat ini dia telah ditahan di Mapolda Sulsel. Hal ini dilakukan selama dia menjalani pemeriksan untuk mengungkap kebenaran pengakuannya tersebut.

Pasalnya, pengakuan oknum polisi tersebut tidak dilengkapi dengan bukti serta data dan hanya menyebut untuk menjadi perwira harus membayar. Bahkan pemeriksaan ini juga melibatkan Bid Propam Mabes Polri.

"Sekarag sudah diamankan di Polda Sulses, dimintai keterangan dan juga ada beberapa saksi diminta keterangan untuk mencari kebenarn video itu. Motifasinya hanya kekecewaan saja," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suhartana dikutip Rabu (7/12/2022).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini