Share

Wapres Tegaskan Terorisme Bukan Jihad, Haram!

Binti Mufarida, MNC Portal · Kamis 08 Desember 2022 18:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 08 337 2723340 wapres-tegaskan-terorisme-bukan-jihad-haram-M95YvroGC7.jpeg Wapres Maruf Amin/Foto: Biro Setwapres

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menegaskan bahwa terorisme bukan jihad, terorisme adalah haram karena merusak. Bahkan, kata Wapres, hal ini sudah tertuang dalam fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia.

“MUI sudah mengeluarkan fatwa tentang terorisme, bahwa terorisme bukan jihad, terorisme adalah haram karena terorisme merusak, tidak membawa kemaslahatan, itu fatwa MUI itu,” tegas Wapres saat menghadiri Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II Majelis Ulama Indonesia (MUI), di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Kamis (8/12/2022).

 BACA JUGA:BNPT: Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bukan Pelaku Tunggal

Apalagi, saat ini terorisme kembali beraksi lagi dengan adanya bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung, kemarin. Ternyata, pelaku merupakan mantan narapidana aksi terorisme di Cicendo beberapa tahun lalu yang terafiliasi dengan Jaringan Ansharut Daulah (JAD). “Terorisme ini mulai lagi,” kata Wapres.

Oleh karena itu, Wapres pun menyampaikan penghargaan kepada MUI yang sejak dulu telah membantu program-program pemerintah terutama penanggulangan terorisme. “Dan pemerintah menyampaikan penghargaan kepada MUI yang terus membantu program-program pemerintah baik dalam mengatasi pandemi maupun menghadapi terorisme.”

 BACA JUGA:Bom Bunuh Diri Bandung Tidak Ubah Acara Pernikahan Kaesang-Erina, Gibran: Insya Allah Aman, Saya yang Jamin!

“Jadi dulu MUI di awal-awal membangun tim penanggulangan terorisme. Tim penanggulangan terorisme itu tim penanggulangan terorisme dan kita melakukan beberapa (fatwa haram terorisme),” ungkap Wapres.

Follow Berita Okezone di Google News


“Dan kemudian melakukan pelurusan paham membuat buku-buku meluruskan makna jihad, meluruskan lagi, itu yang sudah dilakukan dan saya kira lembaganya masih ada ya. Oleh karena itu ternyata ini masih perlu diefektifkan lagi untuk bisa kembali ke islam wasathiyah,” tandas Wapres.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini