Share

Cerita Mantan Sespri saat Peragakan Peristiwa Tembak-menembak Skenario Ferdy Sambo

Ari Sandita Murti, MNC Portal · Kamis 08 Desember 2022 16:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 08 337 2723270 cerita-mantan-sespri-saat-peragakan-peristiwa-tembak-menembak-skenario-ferdy-sambo-bufaRA3MMJ.jpg Ferdy Sambo/dok Antara

JAKARTA-Mantan Staf Pribadi Ferdy Sambo, Novianto Rifai dihadirkan saksi dalam sidang dugaan kasus Obstruction of Justice kematian Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat dengan terdakwa Hendra Kurniawan, Kamis (8/12/2022).

Rifai mengaku sempat diminta untuk memperagakan aksi tembak-menembak dalam kasus kematian Brigadir Yosua.

(Baca juga: 3 Polwan Cantik Viral Selain AKP Rita Yuliana yang Kini Dikaitkan dengan Ferdy Sambo)

Awalnya, pengacara Hendra menanyakan keberadaan Rifai pada tanggal 8 dan 9 Juli 2022 lalu. Rifai mengaku, dia saat itu berada di kantornya, selanjutnya dia pulang sekira pukul 21.00 WIB, mendadak dia dihubungi Chuck Putranto untuk mendampingi anak-anak di Paminal Polri.

"Setelah itu saya telepon Edwin sama Rafli, lalu saya balik lagi ke kantor. Sampai kantor mau ke Gedung Paminal ternyata di Gedung Biro Provos ramai, saya ke Biro Provos disitu sudah ada Bang Ricky, Om Kuat, dan Richard, saya dampingi mereka diperiksa," ujar Rifai di persidangan.

"Jadi yang dimaksud anak-anak itu Richard, Ricky, dan Kuat?" tanya pengacara Hendra.

"Siap, ternyata Ricky, Richard, dan Kuat," tutur Rifai.

Dikatakan Rifai, ketiganya diperiksa di lantai 2 Provos Polri, usai diperiksa datang Agus Nurpatria, Hendra Kurniawan, dan Ferdy Sambo hingga akhirnya bergeser ke Gedung TNCC Biro Paminal lantai 7, tepat di ruangan Den A bersama Agus Nurpatria.

Disitu, Agus bertanya pada Bharada E atau Richard Eliezer tentang apa yang terjadi dan ada kejadian apa hingga akhirnya Richard menjelaskan pada Agus peristiwa tembak-menembak.

"Richard menjelaskan, tembak-menembak, langsung gimana Chad posisinya seperti apa. Jadi, Richard kan jelaskan dahulu, ada posisi yang pas posisi tergeletak itu, saya kan berdiri disamping Aquarium, udah Nov Lu lah yang tiarap, masa gw Kombes (Kata Agus pada Rifai), yaudah saya tiarap saja," jelas Rifai.

"Itu kira-kira jam berapa, tanggal 8 atau 9? Dinihari atau tengah malam? Itu ada peragaan di ruang Karen Den A?" tanya pengacara Hendra.

Follow Berita Okezone di Google News

"Tanggal 9, malam sampai jam 1 malam. Jadi di ruangan Kaden Den A, iyah itu ada (peragaan)," kata Rifai.

Dia menambahkan, selain orang-orang Paminal, dia tak melihat ada orang lainnya di ruangan tersebut. Dia juga tak melihat adanya proses BAP dalam peristiwa itu dan pasca dia melakukan peragaan tiarap itu, dia pun keluar dari ruangan tersebut.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini