Share

3 Jenderal TNI AD Asal Papua, Nomor 1 Jagoan Kopassus

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Jum'at 09 Desember 2022 07:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 08 337 2723121 3-jenderal-tni-ad-asal-papua-nomor-1-jagoan-kopassus-ykE8mktMnU.jpg Letjen TNI (Purn) Ali Hamdan Bogra. (Ist)

TAK sedikit perwira TNI asal Papua yang meraih pangkat jenderal. Mereka membuktikan bahwa prajurit dari ujung timur Indonesia bisa pula menorehkan prestasi yang tidak kalah hebatnya.

Berikut beberapa jenderal asal Papua di lingkungan TNI Angkatan Darat, sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber, Jumat (9/12/2022) :

1. Nico Obaja Woru

 

Brigadir Jenderal TNI (Purn) Nico Obaja Woru merupakan prajurit TNI AD asal Papua yang pertama menyandang pangkat jenderal. Nico, yang meraih pangkat brigadir jenderal pada 2010, juga menjadi satu-satunya jenderal TNI AD dari Papua kala itu.

Pria kelahiran Serui pada 1952 ini masuk pendidikan militer Akabri tahun 1978. Ia lalu meniti karier di Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Berbagai operasi dan penugasan ditempuhnya.

Nico pernah menjadi Pati Ahli KSAD bid Sosbud, Pamen Ahli KSAD Bidang Hukum (2008), Pamen Denmabesad (2004).

Selain itu, Nico juga sempat menempati posisi sebagai Aster Kasdam XVII/Trikora Tahun (2001), Dandim 1709/Yawa (1998), Dandim 1704/Sorong (1998), Pamen Kopassus (Dik Seskoad) (1997).

Di masa awal pengabdiannya, Nico menjadi Danton Kopassandha pada 1981 dan Kasi Ops Yon Kopassus pada 1986. Nico pernah ditugaskan di Operasi Seroja.

Follow Berita Okezone di Google News

2. Joppye Onesimus Wayangkau

 

Letnan Jenderal TNI (Purn) Joppye Onesimus Wayangkau tercatat sebagai putra Papua pertama yang meraih bintang tiga di TNI AD.

Pada Mei 2020, Joppye dilantik sebagai Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad). Lulusan Akademi Militer 1986 yang akrab disapa Ones ini pernah bertugas di berbagai wilayah di Indonesia.

Sebelum menjabat Danpusterad, Ones pernah menjadi Pangdam XVIII/Kasuari (2016-2020), Pati Sahli TK III Bid Sosbud HAM Panglima TNI (2016), Kasdam V/Brawijaya (2015-2016), Wadanpussenif Kodiklat TNI AD (2014-2015), Irdam XVII/Cenderawasih (2013-2014).

Ia pernah mengikuti beberapa operasi, di antaranya Operasi Seroja Tim-Tim dan Operasi Mapenduma. Pria yang dilahirkan di Serui pada 17 Juli 1962 menunaikan tugasnya di dunia militer seusai menjabat Danpusterad.

3. Ali Hamdan Bogra

 

Satu lagi putra Papua yang meraih pangkat letnan jenderal di lingkungan TNI AD.

Letnan Jenderal TNI (Purn) Ali Hamdan Bogra merupakan orang Papua kedua yang mendapat bintang 3, setelah Joppye Onesimus Wayangkau. Pangkat tersebut diperolehnya saat ia ditunjuk menjadi Koordinator Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat, yang diembannya pada 2020-2021.

Pria kelahiran Serui, 6 Januari 1963 ini lulus dari Akademi Militer pada 1987. Ali rupanya teman seangkatan Jenderal Andika Perkasa, Panglima TNI yang sebentar lagi akan pensiun.

Beberapa jabatan yang pernah diemban Ali Hamdan Bogra sebelum menjadi Koorsahli Kasad adalah Pangdam XVIII/Kasuari (2020), Wadan Sesko TNI (2019-2020). Ali juga sempat menjabat Bandep Urusan Lingkungan Sosial Setjen Wantannas (2017-2019). (Litbang MPI/Rahmi Rizal)

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini