Share

Agus Sujatno, Pelaku Bom Bunuh Diri Bandung Berprofesi Jadi Tukang Parkir di Solo

Eka Setiawan , MNC Portal · Rabu 07 Desember 2022 16:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 07 337 2722531 agus-sujatno-pelaku-bom-bunuh-diri-bandung-berprofesi-jadi-tukang-parkir-di-solo-a2ZFjKsUJo.jpg Bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung. (Foto: Tangkapan Layar)

SEMARANG - Polisi terus mengumpulkan berbagai informasi terkait aksi bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, Bandung Rabu (7/12/2022) pagi.

Tim yang terdiri Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah bersama Polres Sukoharjo dan Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Jawa Tengah Detasemen Khusus (Densus) 88/Antiteror Polri mendatangi sejumlah tempat di Solo Raya untuk mengumpulkan berbagai keterangan terkait pelaku Agus Sujatno.

Agus Sujatno alias Agus Muslim (34) martir bom bunuh diri itu. Agus Sujatno tewas dengan kondisi mengenaskan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Bahwa benar saat ini di wilayah Sukoharjo ada kegiatan Densus terkait penyelidikan pelaku kasus bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung. Saat ini Kapolres Sukoharjo juga ada di lokasi,” kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy via WhatsApp, Rabu (7/12/2022).

Pelaku diketahui tinggal kos di Desa Siwal, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Dia lahir di Bandung 24 Agustus 1988. Agus tinggal bersama satu istrinya dan anaknya yang masih balita, laki-laki.

Dia bebas penjara pada 14 Maret 2021 lalu dari Lapas Pasir Putih Nusakambangan sesuai No. Surat Lepas W:13.PAS.60.PK.02.01.02-401. Sebelumnya tersangkut kasus Bom Panci di Bandung, pada Maret 2017. Dia adalah perakit bomnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Salah satu rutinitas pelaku adalah jadi tukang parkir kedai mi ternama di kawasan Manahan, Solo. Di sana ada juga beberapa mantan narapidana terorisme (napiter) lain dari kelompok Jamaah Anshor Daulah (JAD) kelompok lokal di Indonesia pendukung ISIS.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan belum bersedia berkomentar banyak terkait penyelidikan awal ini. “Anggota masih menghimpun informasi,” tulis Wahyu via WhatsApp.

Bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar menyebabkan satu polisi meninggal dunia. Bernama Aipda Sofyan anggota polsek setempat. Selain itu ada juga sekira 9 polisi lain terluka, termasuk 1 warga yang melintas dekat Mapolsek Astana Anyar saat bom bunuh diri itu meledak.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini