Share

Kutuk Bom Bunuh Diri di Astana Anyar, PBNU: Terorisme Tak Dibenarkan Agama Manapun

Tim Okezone, Okezone · Rabu 07 Desember 2022 15:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 07 337 2722471 kutuk-bom-bunuh-diri-di-astana-anyar-pbnu-terorisme-tak-dibenarkan-agama-manapun-mfflEgSDhC.jpg Lokasi sekitar TKP bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar. (Foto: Tangkapan layar)

JAKARTA – Wakil Sekjen PBNU H Suleman Tanjung mengutuk keras aksi bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12/2022). Ledakan bom tersebut menewaskan pelaku dan satu orang polisi. Sedangkan sebanyak orang orang lain terdiri dari polisi dan warga terluka.

“PBNU mengutuk keras. Melakukan bom bunuh diri sia-sia. Dan tidak akan mencapai tujuannya,” kata Suleman Tanjung, Rabu.

Menurut dia, apapun motif yang dilakukan pelaku, tindakan bom bunuh tidak bisa dibenarkan. Kejadian tersebut mengganggu ketenangan dan kerukunan beragama dan kehidupan berbangsa kita.

“Terorisme semacam ini tidak dibenarkan dalam agama manapun,” tegasnya.

 

Dijelaskan pria yang akrab disapa Buya Sultan ini, bahwa hasil munas alim ulama Nahdlatul Ulama tahun 2019 di Kota Banjar menyerukan bahwa mentaati hukum negara adalah kewajiban seorang muslim dan warga negara Indonesia.

 Baca juga: Kapolri Tegaskan Pelaku Bom Bunuh Diri Masih Berstatus 'Merah'

“Tidak boleh menjadikan syariat apapun sebagai instrumen untuk melawan hukum negara," ucapnya.

Lebih lanjut, Sultan mengajak semua pihak, untuk memberikan dukungan terhadap Polri dalammengungkap kasus ini. “Jika ada aspirasi, sebaiknya disalurkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tambahnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Sultan mengingatkan bahwa mendekati tahun baru, teror semacam ini memang harus diwaspadai. Karenannya semua pihak harus ikut dalam mencegah terjadinya terorisme.

“Masyarakat dan semua pihak juga harus ikut berpartisipasi untuk sebisa mungkin mencegah terjadinya terorisme,” imbuhnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini