Share

Wapres Kutuk Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung

Binti Mufarida, MNC Portal · Rabu 07 Desember 2022 15:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 07 337 2722469 wapres-kutuk-bom-bunuh-diri-di-polsek-astana-anyar-bandung-g7YRTA5Lr3.jpg Wapres KH Ma'ruf Amin. (Dok Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengutuk peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, Rabu (7/12/2022). Bom bunuh diri ini juga mencederai agama Islam.

“Wapres mengutuk keras ya terhadap peristiwa bom bunuh diri itu ya. Karena ini jelas-jelas mencederai nilai-nilai kemanusiaan, mencederai agama itu sendiri. Islam (mengharamkan) tindakan-tindakan yang tidak berperikemanusiaan. Ini adalah perbuatan yang bertentangan dengan agama,” tegas Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi kepada MNC Portal melalui sambungan telepon.

Masduki menegaskan, wapres menyesalkan adanya peristiwa yang seringkali mengatasnamakan agama.

“Sering kali peristiwa terjadi dengan mengatasnamakan agama yang pada dasarnya itu jauh adalah jauh dari esensi pemahaman agama itu sendiri,” katanya.

“Itu jelas sangat disesalkan dan perlu dikutuk perbuatan seperti itu,” tegasnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Wapres pun bersimpati dan berempati terhadap korban baik yang meninggal dunia maupun luka-luka akibat bunuh diri ini. Dimana, dilaporkan ada sebanyak 11 orang menjadi korban yang terdiri 10 anggota Polri dan satu warga sipil. Sementara satu orang anggota Polri meninggal dunia akibat bom bunuh diri ini.

“Kita sangat bersimpati dan berempati terhadap korban, terhadap korban yang diakibatkan oleh bom bunuh diri itu. Karena dalam perkembangan terakhir, sudah ada yang wafat satu anggota polisi dan beberapa orang yang luka di situ,” kata Masduki.

“Ini saya kira pada keluarga dan semuanya ya, Wakil Presiden ikut berbela sungkawa terhadap korban yang wafat dan berempati, bersimpati terhadap korban-korban,” tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini