Share

Ferdy Sambo Ceritakan Detik-Detik Habisi Nyawa Brigadir J, Sebut Yosua Kurang Ajar

Achmad Al Fiqri, MNC Portal · Rabu 07 Desember 2022 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 07 337 2722375 ferdy-sambo-ceritakan-detik-detik-habisi-nyawa-brigadir-j-sebut-yosua-kurang-ajar-mVfBb9fvrx.jpg Ferdy Sambo dalam sidang kasus pembunuhan Brigadir J. (Foto: Tangkapan layar)

JAKARTA - Mantan Kadiv Propam Propam Polri Ferdy Sambo menceritakan detik-detik dirinya menghabisi nyawa Brigadir J pada 8 Juli 2022. Hal itu ia ungkapkan kala bersaksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan pembunuhan Brigadir J untuk terdakwa Bharada E, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf.

Kejadian pembunuhan itu diungkapkan Sambo, bermula ketika dirinya ingin bermain bulu tangkis di daerah Depok, Jawa Barat. Saat menuju ke Depok, ia melewati rumah dinas di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

"Setelah sampai melewati kompleks Polri Duren Tiga, saya melihat Yosua ada di depan gerbang. Kemudian saya teringat apa yang dilakukan Yosua terhadap istri saya, waktu saya melihat dia karena waktu di Saguling saya tidak ketemu," ujar Sambo di muka sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022).

Seperti diketahui, Sambo sempat menerima sambungan telepon dari Putri Candrawathi pada 7 Juli 2022 malam. Kala itu, Putri mengadu ke Sambo bahwa Brigadir J telah bersikap tidak senonoh saat di Magelang, Jawa Tengah.

 

Saat melihat Brigadir J, Sambo meminta Adzan Romer untuk mengehentikan mobil. Hanya saja, saat itu ia tak langsung turun dan masih mempertimbangkan untuk mengonfirmasi kehadiran di Magelang kepada Brigadir J.

 Baca juga: Blakblakan! Ferdy Sambo Ungkap Alasan Bikin Skenario Tembak Menembak dalam Pembunuhan Brigadir J

"Terus kemudian, saya perintahkan jalan lagi. Tetapi saya putuskan untuk berhenti dan konfirmasi hari itu juga. Saya kemudian turun, senjata saya jatuh. Kemudian saya ambil dan saya masuk ke dalam Duren Tiga," terang Sambo.

Sesampainya di dalam rumah, ia melihat Ricky Rizal masih memarkir mobil dan Kuat Ma'ruf tengah berada di dapur. Saat itu, ia langsung memerintahkan Kuat untuk memanggil Brigadir J.

Follow Berita Okezone di Google News

"Begitu masuk, saya sudah emosi waktu itu karena mengingat kelakuan Yosua kepada Istri saya. Saya kemudian berhadapan dengan Yosua. Saya sampaikan ke Yosua 'kenapa kamu tega sama ibu?" kata Sambo.

"Jawaban Yosua tidak seperti yang saya harapkan, dia malah menanya balik "ada apa komandan?" Seperti menantang. Saya kemudian lupa, tidak bisa mengingat lagi, saya bilang "kamu kurang ajar." Saya perintahkan Richard untuk 'hajar Chad, kamu hajar Chad.' Kemudian ditembaklah Yosua sambil maju sampai roboh yang mulia," tandas Sambo.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini