Share

Ferdy Sambo Minta Maaf ke Rekan Polri : Saya Tak Akan Tanggung Jawab Apa yang Saya Tidak Lakukan!

Achmad Al Fiqri, MNC Portal · Rabu 07 Desember 2022 07:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 07 337 2722086 ferdy-sambo-minta-maaf-ke-rekan-polri-saya-tak-akan-tanggung-jawab-apa-yang-saya-tidak-lakukan-T7Mxh7fnQ5.jpg Ferdy Sambo saat sidang (foto: dok mpi)

JAKARTA - Terdakwa kasus dugaan pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo melayangkan permohonan maaf pada para saksi yang notabene polisi tersandung kasus etik, dan pidana perintangan penyidikan pembunuhan Brigadir J.

Mulanya, permohonan maaf Sambo layangkan untuk eks Kabag Gakkum Provost Propam Polri, Kombes Susanto Haris yang merupakan seniornya di Korps Bhayangkara. Ia mengaku kerap menghormati senior.

"Saya minta maaf, saya tidak pernah tidak menghormati senior ya, saya pasti menghormati senior," terang Sambo dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Selasa 6 Desember 2022.

 BACA JUGA: Hari Ini, Ferdy Sambo Akan Bersaksi Dalam Sidang Bharada E di PN Jaksel

Tak hanya kepada Susanto, Sambo juga turur meminta maaf pada para saksi yang hadir dalam sidang itu seperti Chuck Putranto, Linggom Parasiaan, Baiquni Wibowo, Arif Rachman Arifin, Panji Zulfikar Siddiq, Brigjen Pol Benny Ali, Ari Cahya Nugraha alias Acay, Hendra Kurniawan, dan Irfan Widyanto.

Sambo pun mengaku sedih mendengar kabar para saksi yang dihadirkan tetap di sidang etik dan diproses pidana. Atas dasar itu, ia turut melayangkan permohonan maaf.

"Saya sedih sekali melihat mereka masih panjang usianya tapi harus selesai pada saat itu, sekali lagi saya minta maaf kepada kawan-kawan senior, saya salah saya siap tanggung jawab, kan, apa yang saya lakukan. Tetapi saya tidak akan pertanggung jawabkan apa yang saya tidak lakukan, mohon maaf kepada senior," tegas Sambo dengan suara bergetar.

 BACA JUGA: Dengan Suara Bergetar, Kombes Susanto ke Sambo : Jenderal Tega Hancurkan Karier 30 Tahun Saya Mengabdi!

Follow Berita Okezone di Google News

Di hadapan majelis hakim, Sambo mengklaim telah berupaya untuk melobi pimpinan untuk tidak memproses sidang etik dan pidana para saksi tersebut. Ia mengatakan dirinya siap bertanggung jawab atas kematian Brigadir J.

"Jadi saya melaporkan kepada yang mulia bahwa semenjak saya dipatsuskan, ditetapkan tersangka, saya sudah membuat permohonan maaf kepada institusi Polri, kepada senior junior anggota yang sudah saya berikan keterangan tidak benar, dari proses penanganan di TKP Duren Tiga," tutur Sambo.

"Saya juga sudah meminta kepada pimpinan untuk tidak memproses kode etik dan pidana mereka karena mereka tidak tahu apa-apa, saya yang salah dan saya siap bertanggung jawab untuk itu. Saya sampaikan ke institusi tetapi mereka tetap didemosi tetap dipecat padahal mereka tidak tahu apa-apa," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini