Share

Ketika Benny Moerdani Minta Sutiyoso Menyusup ke Timor Timur: Jika Tertangkap Tidak Diakui Prajurit

Tim Okezone, Okezone · Rabu 07 Desember 2022 06:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 337 2721914 ketika-benny-moerdani-minta-sutiyoso-menyusup-ke-timor-timur-jika-tertangkap-tidak-diakui-prajurit-j6GZuaFPcX.jpg Sutiyoso. (Foto: Dok Okezone.com)

SUTIYOSO mendapat tugas maha berat dari Benny Moerdani yang saat itu menjabat Asisten Intelijen (Asintel) Departemen Pertahanan dan Keamanan (Dephankam) dan berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI. Sementara saat itu Sutiyoso berpangkat Perwira Pertama (Pama) TNI Angkatan Darat.

Benny Moerdani menugaskan Sutiyoso menuyusup ke Tumor-Timur. Namun bagi Sutiyoso tugas berat ibarat sebuah kehormatan. Oleh sebab itu, pria kelahiran Semarang 76 tahun lalu dengan bangga menjalankan tugasnya.

Perintah ini menjadi awal dari rangkaian operasi intelijen militer yang dilakukan oleh Kopassandha sebelum menduduki Timor Portugal. Jika dimaknai oleh orang awam, perintah Benny kepada Sutiyoso jelas hanya mencari mati. Pasalnya, Sutiyoso harus masuk ke sarang musuh seorang diri dengan senjata pas-pasan.

"Cari dua titik untuk masuk ke Timor-Timur. Waktunya sepekan, lakukan sendiri secara rahasia. Jika tertangkap, kamu tidak akan diakui sebagai prajurit," ujar Benny memberi perintah kepada Sutiyoso.

Baca juga: Kisah 'Raja Intel' Benny Moerdani Belajar Intelijen di Amerika

Cerita itu ternukil dalam buku ‘Benny Moerdani yang Belum Terungkap’. Sutiyoso kemudian masuk Timor-Timur melalui kota Atambua di Nusa Tenggara Timur (NTT), yang merupakan perbatasan RI dengan Timor-Timur yang saat itu masih bernama Timor Portugal. Setelah masuk, Sutiyoso melakukan penyamaran mulai dari mahasiswa hingga kuli angkut.

Follow Berita Okezone di Google News

Bukan tanpa halangan, aksi kamuflase Sutiyoso nyaris diketahui oleh sejumlah anggota Front Revolusi Kemerdekaan Timor-Leste (Fretilin). Namun demikian, Sutiyoso pada akhirnya berhasil menjalankan tugasnya karena berhasil menemukan celah penyusupan pada pertengahan tahun 1975.

Berkat keberhasilan Sutiyoso di Timor-Timur Benny langsung membentuk Operasi Flamboyan, yang menjadi dasar untuk Operasi Seroja yang dimulai pada 7 Desember 1975.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini