Share

Ini Alasan Propam Polri Ambil Alih Bukti Penembakan Brigadir J dari Polres Jaksel

Ari Sandita Murti, MNC Portal · Selasa 06 Desember 2022 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 337 2721752 ini-alasan-propam-polri-ambil-alih-bukti-penembakan-brigadir-j-dari-polres-jaksel-3H5HO6hjHi.jpeg Ini alasan Karo Provos Propam Polri ambil alih bukti penyidik Polres Jaksel. (Ilustrasi/MNC Portal)

JAKARTA - Mantan Karo Provos Divisi Propam Polri, Benny Ali, membeberkan alasan Propam Polri mengambil alih bukti berupa senjata api dan saksi-saksi dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir J pasca kejadian di rumah Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

"Tim olah TKP bilang kedatangan saudara mengintimidasi tim (penyidik Polres Jaksel)," tanya hakim dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2022).

"Saya tahu soal itu ada di SOP bahwa kami mengemban fungsi pengamaman di TKP. Saya ke sana dalam rangka pengamanan kegiatan," ujar Benny Ali.

Benny Ali mengatakan, dia dan anggota Propam Polri mendatangi rumah dinas Ferdy Sambo usai peristiwa itu terjadi hingga akhirnya 3 menit kemudian tim penyidik Polres Jaksel tiba di lokasi. Dia lantas menyampaikan ke tim penyidik untuk silakan melakukan olah TKP.

"Silahkan, pelaksanaan olah TKP dilaksanakan Polres Jaksel. Setelah itu, kami dari Biro Provos melaksanakan tugas kita itu PAM giat. Jadi, ada proses olah TKP, kami melaksanakan pengamanan kegiatan tersebut," tutur Benny Ali.

Dia menerangkan, pihaknya hanya melakukan tugasnya sebagai Provos Polri kala itu. Di lokasi pula, dia sempat menanyakan soal peristiwa apa yang terjadi hingga akhirnya ada keterangan saksi-saksi soal kejadian itu.

"Kebetulan ada Richard (Bharada E), saya sama Santo lihat senjatanya ada di pinggang. Eh Richard, itu senjatamu? Iya. Setelah itu diserahkan ke Pak Santo ditaruh ke meja, dicek, dikeluarkan ada magazine, ada surat sama KTP," ucap Benny.

Follow Berita Okezone di Google News

Dalam persidangan pula, saksi Agus Nurpatria yang juga sebagai terdakwa Obstruction of Justice pun ditanyai hakim berkaitan barang bukti yang diamankan Propam Polri itu, yang mana diambil dari penyidik Polres Jaksel. Pasalnya, Agus mengaku menerima sejumlah barang bukti berupa 2 senjata api dan baju. Dua senjata api itu sempat dibahas mantan Kasat Reskrim Polres Jaksel, Ridwan Soplanit dalam kesaksiannya telah diambil alih Propam Polri.

"Senjata kami terima dari Pak Sugeng. Kalau baju jelaga itu dari Pak Santo," ujar Agus.

"Saudara tahu gak bahwa ketika menerima barang bukti itu, apakah itu ranah saudara apa bukan?" tanya hakim.

"Kita punya kewenangan mengamankan sementara orang dan barang untuk kepentingan penyelidikan," terang Agus.

"Kemarin, Ridwan dan Samual dijatuhi sanksi karena melepaskan barang bukti ke Propam?" tanya hakim lagi.

"Kami enggak tahu Yang Mulia," kata Agus.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini