Share

Gempa Jember, BMKG Sebut Ada Dua Kali Gempa Susulan M4,6

Dimas Choirul, MNC Media · Selasa 06 Desember 2022 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 337 2721580 gempa-jember-bmkg-sebut-ada-dua-kali-gempa-susulan-m4-6-x5UOeLcKGo.jpg Illustrasi (foto: freepick)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya gempa bumi dengan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa 6 Desember 2022.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 10,75° Lintang Selatan (LS); 113,42° Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi 284 Kilometer barat daya Jember dengan kedalaman 10 kilometer.

 BACA JUGA: Gempa Susulan Guncang Jember dengan Magnitudo 4,6

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mencatat hingga pukul 13.30 WIB, terdapat dua kali gempa susulan.

"Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya dua aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan kekuatan terbesar M4,6," kata Daryono dalam keterangannya, Selasa 6 Desember 2022.

 BACA JUGA:Penyebab Gempa M6,2 Jember, Dipicu Adanya Patahan Batuan di Zona Outerise

Ia menjelaskan, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya deformasi/patahan batuan di zona outerise. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault).

Follow Berita Okezone di Google News

Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Jember, Gubukmas, Mataram, Kepanjen, dan Sumberpucung dengan skala intensitas III MMI, daerah Kuta dan Kuta Selatan dengan skala intensitas II-III MMI.

Kemudian daerah Madiun, Ponorogo, Bantul, Yogyakarta, Sawahan, Klaten, Banyuwangi, dan Karangasem dengan skala intensitas II MMI. Meski demikian, BMKG memastikan gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

Daryono mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini