Share

Breaking News! Ismail Bolong Sambangi Bareskrim, Diperiksa soal Tambang Ilegal Setelah Sempat Hilang

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 06 Desember 2022 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 337 2721574 breaking-news-ismail-bolong-sambangi-bareskrim-diperiksa-soal-tambang-ilegal-setelah-sempat-hilang-V2wYiJ8fUi.jpg Ismail Bolong/Tangkapan layar media sosial

JAKARTA - Mantan Polisi Ismail Bolong mendatangi Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2022). Ia langsung diperiksa penyidika Direktorat Tindak Pidana Tertentu dalam kasus dugaan tambang ilegal.

 (Baca juga: Bareskrim Beberkan Peran Tersangka Kasus Tambang Ilegal Terkait Ismail Bolong)

"Ya betul sedang dalam pemeriksaan," kata Dir Tipiter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto saat dikonfirmasi.

Kedatangan Ismail Bolong sendiri tidak terpantau oleh awak media. Ia disinyalir menggunakan pintu masuk lain. Mengingat, wartawan biasa bersiaga di pintu utama Gedung Bareskrim.

Ismail Bolong sebelumnya dua kali mangkir dari panggilan penyidik Bareskrim Polri dalam perkara tambang ilegal. Bahkan, keberadaannya sempat disebut tidak diketahui. Namun kini, Ia sudah hadir.

Sebelumnya, video Ismail Bolong sempat beredar di media sosial yang mengaku melakukan pengepulan dan penjualan batu bara ilegal tanpa izin usaha penambangan (IUP) di wilayah hukum Kalimantan Timur dengan keuntungan sekitar Rp5 miliar hingga Rp10 miliar tiap bulan.

Ismail Bolong mengklaim sudah berkoordinasi dengan petinggi Polri dengan memberikan uang sebanyak tiga kali.

Follow Berita Okezone di Google News

Kemudian dalam video keduanya, Ismail memberi klarifikasi permohonan maaf kepada Kabareskirm Komjen Pol Agus Andrianto atas berita yang beredar.

Dia mengklarifikasi bahwa dirinya tidak pernah berkomunikasi dan tidak pernah memberikan uang kepada jenderal bintang 3 itu.

Terbaru dalam perkara tambang illegal Ismail Bolong, Bareskrim sudah menetapkan seorang tersangka yang tidak diungkap identitasnya. Bahkan sudah dilakukan penangkapan. Perkara ini sendiri sudah dinaikan menjadi penyidikan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini