Share

TV Analog Dipadamkan di Jogja, DPR: STB Rp600.000, Memberatkan Rakyat Pendapatan Rp1,5 Juta/Bulan

Tim Okezone, Okezone · Selasa 06 Desember 2022 13:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 337 2721537 tv-analog-dipadamkan-di-jogja-dpr-stb-rp600-000-memberatkan-rakyat-pendapatan-rp1-5-juta-bulan-S8pz8ZTBM9.JPG Sukamta/Foto: Tangkapan layar Tiktok

JAKARTA - Anggota DPR RI Sukamta mengomentari terkait dengan harga set top box (STB) yang terus meningkat, lebih-lebih sejak diberlakukannya pemutusan akses TV analog atau analog switch off (ASO) di berbagai wilayah di Indonesia.

Baru-baru ini, ASO juga mulai diterapkan di Yogyakarta. Menurutnya, harga jual STB yang mecapai Rp600.000 tidak masuk akal dan sangat memberatkan masyarakat. Apalagi, untuk masyarakat Yogayakarta yang upah minimum provinsi (UMP)-nya hanya Rp1,5 juta.

 BACA JUGA:TV Analog Padam di Jogja, DPR: Empati ke Rakyat, Biaya Produksi Rp50 Ribu, Harga STB Kok Rp600 Ribu?

"Sekarang harga STB Rp500 ribu-Rp600 ribu, dan itu memberatkan bagi masyarakat yang pendapatannya Rp1,5 juta per bulan dan itu banyak yang seperti itu," katanya dalam salah satu forum dengan Kominfo lewat video di sosial media, dikutip Selasa (6/12/2022).

Dia menjelaskan, harusnya harga STB dapat dijaga tetap di kisaran Rp160 ribu hingga Rp200 ribu seperti sebelum ASO diberlakukan. Sebab, dengan harga jual sebesar itu pun produsen sebetulnya dapat mengantongi keuntungan, karena ongkos produksi satu STB hanya Rp50 ribu.

"Dulu harga Rp160 ribu-Rp200 ribu, ini kan sudah lebih dari cukup, karena harga produksi kan cuma Rp50 ribu, masa dijual Rp400-600 ribu sih," ujarnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Dia pun meminta pemerintah untuk tetap mengedepankan simpati dalam mengambil kebijakan, utamanya dalam hal-hal yang berkaitan dengan urusan ekonomi masyarakat.

"Yang agak simpati dikit itu, lho, terhadap masyarakat," tegasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini