Share

Klaim Baru Kali Pertama Naik, Agus Nurpatria Mengaku Tak Tahu Siapa yang Sewa Private Jet

Achmad Al Fiqri, MNC Portal · Selasa 06 Desember 2022 11:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 337 2721425 klaim-baru-kali-pertama-naik-agus-nurpatria-mengaku-tak-tahu-siapa-yang-sewa-private-jet-1YTAjTSjw2.JPG Sidang Hendra dan Agus Nurpatria/Foto: MPI

JAKARTA - Eks Kaden A Biro Paminal Divisi Propam Polri, Agus Nur Patria mengklaim baru kali pertama naik private jet kala menemui keluarga Brigadir J di Jambi pada 11 Juli 2022. Hanya saja, Agus mengaku tak tahu pihak yang menyewa jet pribadi tersebut.

"Kami tidak tahu. Intinya, kami juga pertama kali naik private jet, jadi tahunya datang ke terminal 1A atau 1B langsung masuk," kata Agus saat bersaksi di PN Jakarta Selatan untuk terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Selasa (6/12/2022).

 BACA JUGA: Sidang Ferdy Sambo dan Putri, 11 Orang Saksi Dihadirkan

Lebih lanjut, Agus menjelaskan, atasannya Hendra Kurniawan yang turut ke Jambi mencoba menjelaskan perihal kronologi kematian Brigadir J. Dalam momentum itu, Agus menegaskan bahwa berita negatif terkait Hendra yang viral tidak benar.

"Saya sedang dampingi Pak Hendra dari 2016. Pada saat di Jambi itu saya melihat Pak Hendra yang secara sopan menyampaikan ke pihak keluarga semuanya, menjelaskan. Kalau ada berita viral negatif tentang Pak Hendra, saya tidak setuju yang mulia," terang Agus.

 BACA JUGA:Jalani Sidang Lanjutan dengan Mantan Anak Buah, Sambo dan Putri Tiba di PN Jaksel

Mendengar itu, ketua majelis hakim Wahyu Iman Santoso turut menyinggung kabar negatif ihwal pertemuan Hendra dan kekuarga Brigadir J.

"Kenapa kalau memang itu berita negatif, kenapa itu harus dilakukan secara membawa pasukan lengkap, dan menutul semua, dan dilarang merekam?" tanya Wahyu.

"Pada saat itu kan Pak Hendra bilangnya akan menyampaikan kepada keluarga inti yang mulia. Berita ini dijelaskan kepada keluarga inti. Tolong tidak ada yang memfoto atau mendokumentasikan," kata Agus menjawab pertanyaan majelis hakim.

 

 

Dalam sidang sebelumnya, kakak Brigadir J, Yuni Artika Hutabarat bersama dengan keluarga lainnya menceritakan kejadian setelah keluarganya melakukan penguburan terhadap Brigadir J di Jambi.

Saat itu mereka sekeluarga didatangi oleh Brigjen Hendra Kurniawan yang saat itu menjabat sebagai Karo Paminal Divisi Propam Polri.

Follow Berita Okezone di Google News

"Jadi kejadian itu setelah pemakaman adik kami, selepas Magrib kami istirahat di rumah dengan keluarga inti. Nggak lama, ada anggota polisi yang masuk, langsung masuk buka pintu, sampai keluarga menjerit ini kenapa. Kami ketakutan, kami diperlakukan kayak seorang teroris," terangnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022).

Adik Brigadir J yang lainnya, Devianita mengatakan bahwa pada saat itu polisi tersebut masuk tanpa mengucapkan permisi. Selain itu Brigjen Hendra juga masuk tanpa melepaskan sepatu yang dipakainya.

"Tanggal 11 Juli 2022 Pak Hendra dan teman-temannya datang tanpa permisi, masuk, pakai sepatu, langsung memisahkan antara keluarga inti sama keluarga besar," terangnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini