Share

Kuat Maruf : Sambil Menangis, Putri Candrawathi Sebut Yosua Sadis Sekali

Ari Sandita Murti, MNC Portal · Senin 05 Desember 2022 18:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 05 337 2721043 kuat-maruf-sambil-menangis-putri-candrawathi-sebut-yosua-sadis-sekali-ZzKczcgEz1.jpg Kuat Maruf (MNC Portal/Aldhi Candra)

JAKARTA - Terdakwa dugaan kasus pembunuhan Brigadir J, Kuat Maruf mengaku, Putri Candrawathi menangis dan selalu berkata Brigadir J sadis sekali. Hal itu didengarnya setelah mengejar Brigadir J sambil membawa pisau.

"Mungkin Ibu (Putri Candrawathi-red) sudah beres nelpon Ricky kali. Jangan tinggalin Ibu, jangan tinggalin Ibu, selalu begitu ngomongnya. Yosua sadis sekali, Yosua sadis sekali," kata Kuat mengulangi perkataan Putri saat persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (5/12/2922).

Awalnya, Kuat bercerita dia pergi ke arah dapur, sedangkan Brigadir J membuka pintu kamar lalu pergi ke garasi. Dia yang melihat pisau di atas apel lalu mengambilnya. Pisau itu dia kantongi dan kembali mengejar Brigadir J.

"Baru saya tolongi Ibu. Setelah saya ke atas saya angkat posisi dipeluk gini sama Susi terus saya nahan dari belakang sempet didudukin sama Susi kan," tutur Kuat.

Saat itu, Kuat mengaku, Putri masih belum berbicara apa-apa. Hingga akhirnya saat Putri tiduran di atas kasur, dia membuka matanya. Putri membuka matanya lalu langsung menangis begitu saja tampak seperti orang ketakutan.

"HP mana HP mana, mana Ricky mana Ricky. Waktu itu ngomong gitu. Saya tanya ibu langsung ketakutan, jangan tinggalin ibu, jangan tinggalin ibu, ibu bilang gitu. Saya sempet nanya ke ibu, ada bu sebenernya, Yosua sadis sekali kepada ibu, terus sambil nangis ngomong gitu," tutur Kuat.

Follow Berita Okezone di Google News

Ia menerangkan, dia lantas memberikan handphone Putri yang ada di kasur. Saat memberikan handphone itu, ia melihat tangan Putri gemetar. Putri lantas memintanya untuk menghubungi Ricky Rizal. Hingga akhirnya dia mencarikan kontak nama Bharada E, lalu mencari Brigadir J kembali.

"Kemudian almarhum Yosua manggil-manggil saya lagi. Terus saya denger, Om, Om, Om. Posisinya masih nangis. Saya kasihkan lagi itu ke ibu, saya telfon terus saya tanyakan lagi (ke Brigadir J)," ujar Kuat.

"Om ibu diapain, terus dia lari-lari lagi. Nah itu saya akhirnya teriak, sudah kamu jelasin lagi aja dah ke Ricky kalau begini. Terus Yosua sempet lari ke arah luar. Setelah itu saya naik lagi ke atas. Mungkin ibu udah beres nelfon Ricky, jangan tinggalin ibu, jangan tinggalin ibu. Selalu begitu ngomongnya. Yosua sadis sekali, Yosua sadis sekali," kata Kuat.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini