Share

Erupsi Gunung Semeru, BNPB Laporkan 93 Warga Telah Mengungsi

Muhammad Farhan, MNC Portal · Minggu 04 Desember 2022 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 04 337 2720301 erupsi-gunung-semeru-bnpb-laporkan-93-warga-telah-mengungsi-Vn3wzYRXTj.jpg Illustrasi (foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan terdapat 93 warga telah dievakuasi imbas erupsi Gunung Api Semeru, Lumajang, Jawa Timur. Diketahui, erupsi Semeru tersebut mengakibatkan adanya awan panas guguran (APG) yang menyebar hingga radius 17 km dari puncak.

"Sejauh ini sudah ada 93 warga yang mengungsi di Balai Desa Sumberurip Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur," ujar BNPB melalui akun resmi media sosialnya @bnpb_indonesia, Minggu (4/12/2022).

Sementara itu, menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) milik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, menjelaskan sejumlah rekomendasi akibat APG berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah tenggara dan selatan.

 BACA JUGA:Gunung Semeru Erupsi, Wisata Gunung Bromo Tidak Terdampak dan Buka Seperti Biasa

Menurut PVMBG, warga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

"Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," tulis PVMBG dalam laman resminya.

Kemudian, PVMBG juga mengimbau warga sekitar untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

 BACA JUGA:Gunung Semeru Erupsi, Status Naik ke Level IV Menjadi Awas

Follow Berita Okezone di Google News

"Kami juga merekomendasi agar mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," jelas PVMBG.

Untuk diketahui, PVMBG menaikkan status erupsi Gunung Semeru dari Siaga atau level III, menjadi awas atau level IV. Demikian terhitung sejak pukul 12.00 WIB pada Minggu siang ini (4/12/2022).

"Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Api Semeru dari 'Siaga' menjadi 'Awas'," tulis akun resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui akun media sosialnya @BNPB_Indonesia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini