Share

5 Fakta Sikap Tegas TNI terhadap Mayor BF, Oknum Paspampres yang Rudapaksa Perwira Kostrad

Tim Okezone, Okezone · Minggu 04 Desember 2022 05:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 03 337 2720060 5-fakta-sikap-tegas-tni-terhadap-mayor-bf-oknum-paspampres-yang-rudapaksa-perwira-kostrad-1dxxlhWHBn.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Oknum perwira Paspampres merudapaksa juniornya saat bertugas mengamankan jalannya G20 Bali beberapa waktu lalu.

TNI pun mengambil langkah tegas dengan memberikan hukuman keras kepada pelaku.

Okezone merangkum 5 fakta soal oknum Paspampres yang memperkorsa juniornya itu. Brikut rinciannya:

1. Panglima TNI Pastikan Pelaku Sudah Ditahan

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa memastikan, Mayor Inf BF, anggota Paspampres yang perkosa seorang perwira Kostrad saat pengamanan KTT G20 di Bali telah ditahan dan dijadikan tersangka.

Baca juga: Kasus Rudapaksa di Pengamanan KTT G20, Pelaku Oknum Paspampres Jadi Tersangka dan Ditahan

2. Korban Merupakan Prajurit Kostrad

Korban berinisial Letda Caj GE merupakan prajurit elite yang bertugas di Divisi Infanteri 3/Kostrad.

Baca juga: Perwira Paspampres Perkosa Prajurit TNI AD, Danpaspampres: Sudah Kami Tahan!

3. Pelaku Wadan di Salah Satu Detasemen Paspampres

Sementara pelaku adalah perwira TNI AD, Mayor Inf BF yang merupakan wakil komandan di salah satu detasemen di Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

"Sudah proses hukum, langsung. Kalau satu itu tindak pidana, ada pasal yang pasti kita kenakan, KUHP ada," ujar Andika di Mako Kolinlamil, Kamis 1 Desember 2022.

Follow Berita Okezone di Google News

4. Panglima TNI Tegaskan Pelaku Akan Dipecat

"Kedua, adalah dilakukan sesama kelurga besar TNI, bagi saya keluarga besar TNI, Polri, sama saja, maka hukuman tambahannya adalah pecat. Itu harus," tambahnya.

Andika, menegaskan, bahwa tidak ada kompromi baik itu terhadap pelanggaran ringan maupun pelanggaran berat yang dilakukan oleh anggota keluarga besar TNI. Hingga saat ini pelaku pemerkosaan dinyatakan tersangka dan telah ditahan.

“Sekarang sudah ditahan, sudah (tersangka). Jadi kalau enggak salah sidiknya di Makassar," ungkap Andika.

"Karena korban ini bagian dari Divisi III Kostrad tetapi akan diambil alih oleh Puspom TNI karena pelaku kan Paspampres itu kan di bawah Mabes TNI, kita ambil alih, penanganan di TNI," tutupnya.

5. Kronologi Rudapaksa Oknum Perwira Paspamres ke Juniornya

Peristiwa itu terjadi saat korban sedang istirahat karena sedang tak enak badan. Korban lalu dihampiri pelaku di kamar hotel pada malam harinya. Awalnya korban sempat menolak seniornya tersebut saat meminta izin masuk ke kamar hotel. Namun Mayor Inf BF memaksa dengan alasan ingin melakukan koordinasi terkait penugasan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini