Share

Perwira Paspampres Perkosa Prajurit TNI AD, Danpaspampres: Sudah Kami Tahan!

Riana Rizkia, MNC Portal · Jum'at 02 Desember 2022 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 337 2719320 perwira-paspampres-perkosa-prajurit-tni-ad-danpaspampres-sudah-kami-tahan-cB3KltxQNU.jpg

JAKARTA - Kasus pemerkosaan seorang perwira TNI AD, Letda Caj GE saat bertugas melakukan pengamanan KTT G20 di Bali, membuat gempar. Pelakunya adalah oknum perwira pasukan pengamanan presiden (Paspampres) Mayor BF.

Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Marsekal Muda (Marsda) Wahyu Hidayat Sudjatmiko pun membenarkan hal tersebut.

Saat ini, kata Wahyu, anggotanya telah ditahan sambil menunggu surat panggilan dari POM TNI untuk proses hukum.

"Sementara anggota kami tahan sambil menunggu surat panggilan dari POM TNI agar anggota kami diproses sesuai hukum yang berlaku," katanya saat dihubungi, Jumat (2/12/2022).

Wahyu menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada hukum yang berlaku, menurutnya biarkan hukum yang memutuskan apakah anggotanya salah atau benar.

"Nanti biar hukum yang memutuskan benar atau salahnya," ucapnya.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan dan tindakan terhadap pelaku.

"Sudah proses hukum, langsung. Kalau satu itu tindak pidana, ada pasal yang pasti kita kenakan, KUHP ada. Kedua, adalah dilakukan sesama keluarga besar TNI, bagi saya keluarga besar TNI, Polri, sama saja, maka hukuman tambahannya adalah pecat. Itu harus," ujar Andika di Mako Kolinlamil, Jakarta.

Follow Berita Okezone di Google News

Andika memastikan bahwa tidak ada kompromi baik itu terhadap pelanggaran ringan maupun pelanggaran berat yang dilakukan oleh anggota keluarga besar TNI. Hingga saat ini pelaku pemerkosaan dinyatakan tersangka dan telah ditahan.

"Enggak ada kompromi. Sekarang sudah ditahan, sudah (tersangka). Jadi kalau enggak salah sidiknya di Makassar," ungkap Andika.

"Karena korban ini bagian dari Divisi III Kostrad tetapi akan diambil alih oleh Puspom TNI karena pelaku kan Paspampres itu kan di bawah Mabes TNI, kita ambil alih, penanganan di TNI," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini