Share

Jokowi: Pemilu 2024 Diselenggarakan dalam Kondisi Ekonomi Global Penuh Kesuraman

Raka Dwi Novianto, MNC Portal · Jum'at 02 Desember 2022 10:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 337 2719117 jokowi-pemilu-2024-diselenggarakan-dalam-kondisi-ekonomi-global-penuh-kesuraman-86QUWWWRYl.jpg Presiden Jokowi (Foto: Biro Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa Pemilu serentak 2024 bakal diselenggarakan di tengah kondisi ekonomi global yang penuh dengan kesuraman.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam sambutannya pada Rapat Konsolidasi Nasional Kesiapan Pelaksanaan Pemilu Serentak 2024.

Oleh sebab itu, lanjut dia, stabilitas politik harus dijaga dalam rangka menjaga sisi ekonomi yang tengah tumbuh positif.

"Pemilu 2024 diselenggarakan dalam kondisi ekonomi global yang penuh dengan kesuraman, kesulitan, ketidakpastian di tengah kita bekerja keras untuk terus memulihkan ekonomi kita," kata Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (2/11/2022).

Jokowi mengatakan bahwa semua pihak harus memiliki perasaan yang sama terkait kondisi ekonomi global saat ini. Meski begitu, warga Indonesia patut berbangga karena kondisi ekonomi lebih baik dibandingkan negara lain.

Baca juga: Jokowi: Tahun 2024 Momen Politik yang Sangat Penting

"Indonesia tidak Alhamdulillah patut kita syukuri kita berada pada posisi yang baik. Di negara G20 kemarin kita termasuk Group pertumbuhan ekonomi kita termasuk yang terbaik karena 5,72%. Tapi tetap kita harus hati-hati dan waspada jangan sampai membuat kebijakan sekecil apapun yang salah sehingga kita terpeleset menjadi sulit ini yang harus kita pertahankan," jelasnya.

Baca juga: Bagi-Bagi Sertifikat Tanah, Jokowi Tawarkan Tukar dengan Sepeda

Follow Berita Okezone di Google News

Kepala Negara meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar bekerja secara efisien agar dapat mengatur skala prioritas dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

"Oleh sebab itu saya titip KPU harus bekerja dengan efisien. Memanfaatkan anggarannya dengan cermat dan efisien mengatur skala skala prioritas yang memang harus," kata Jokowi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini