Share

Polri Diminta Tertibkan Wisatawan Bencana Gempa Cianjur karena Hambat Bantuan untuk Korban

Riana Rizkia, MNC Portal · Kamis 01 Desember 2022 16:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 337 2718719 polri-diminta-tertibkan-wisatawan-bencana-gempa-cianjur-karena-hambat-bantuan-untuk-korban-NmeK9J9N9f.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengadakan rapat koordinasi tingkat menteri tentang pengamanan darurat dan pascabencana gempa Cianjur.

Salah satu hasil rapat, kata Muhadjir Effendy, adalah soal masyarakat yang menjadikan bencana gempa Cianjur sebagai lokasi wisata.

Muhadjir Effendy mengatakan, Polri diminta untuk menertibkan pengunjung di tempat bencana, karena dikhawatirkan dapat menghambat bantuan bagi para korban.

"Lalu pihak Polri diminta untuk menertibkan pengunjung di tempat bencana yang tidak diperlukan, terutama mereka yang menjadikan ini setengah wisata," kata Muhadjir dalam pemaparannya secara daring melalui youtube Kemenko PMK, Kamis (1/12/2022).

"Jadi para wisata bencana nanti akan ditertibkan oleh pihak Polri sehingga tidak mengganggu upaya kita untuk melakukan penanganan, mobilisasi peralatan, mobilisasi bantuan suplai logistik dan seterusnya," sambungnya.

Baca juga: Jokowi Bakal Beri Ganti Rugi 8 Ribu Rumah Korban Gempa Cianjur Pekan Depan

Bagi mereka yang ingin memberikan bantuan, kata Muhadjir, cukup datang ke pos pengamanan dan menyerahkan bantuan ke petugas.

Baca juga: 14.490 Rumah Rusak Akibat Gempa Cianjur, Menko Muhadjir Intruksikan Rekonstruksi & Rehabilitasi

"Sehingga nanti siapa saja yang akan memberikan bantuan pada pihak korban cukup diserahkan kepada pihak petugas di pos masing masing dan nanti akan diatur," ucapnya.

Follow Berita Okezone di Google News

"Sehingga bisa dipertanggungjawabkan bantuan bantuan tersebut," sambungnya.

Untuk diketahui, Kemenko PMK mengadakan rapat koordinasi tingkat menteri tentang pengamanan darurat dan pascabencana gempa Cianjur.

Adapun rapat dihadiri langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Direktorat Jenderal Cipta Karya, Asisten Operasi (Asops) TNI.

Lalu yang hadir secara virtual ialah Asops Kapolri, Wakil Bupati Cianjur, Wakil Bupati Sukabumi, Walikota Sukabumi dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini