Share

Buronan Interpol Asal Ceko Ciryl Stiak dan Stefan Durina Ditangkap di Bali

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 01 Desember 2022 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 337 2718614 buronan-interpol-asal-ceko-ciryl-stiak-dan-stefan-durina-ditangkap-di-bali-VKOjLLttkm.jpg Ilustrasi (Foto: Antara)

JAKARTA - Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri menangkap buronan Interpol asal Ceko, Cyril Stiak dan Stefan Durina di Bali. Mereka ditangkap terkait kasus penggelapan anggaran perusahaan.

"Pelaku merupakan buronan utama Kepolisian Ceko. Karena sudah dicari dari tahun 2019," kata Kadiv Hubinter Polri Irjen Krishna Murti saat dikonfirmasi MPI, Jakarta, Kamis (1/12/2022).

 BACA JUGA:4 Fakta Kasus Gagal Ginjal Terkini, Bos CV Samudera Chemical Jadi Buronan Polisi

Menurut Krishna, Cyril Stiak dan Stefan Durina diketahui sudah melakukan aksi kejahatan pembobolan terhadap 19 perusahaan.

"Kerugian memang tidak banyak dalam satu kasus hampir mencapai Rp800 juta. Namun, masih ada 18 kasus lagi yang akan disidik," ujar Krishna.

Berdasarkan informasi dari NCB Praha, pada tanggal 2 Juni 2008, Cyril Stiak yang merupakan bagian dari perusahaan Majordomos Gastro S.R.O telah melakukan penggelapan anggaran perusahaannya sebesar 25.000 CZK melalui rekening perusahaan.

Follow Berita Okezone di Google News

Pelaku menyebabkan kerugian perusahaan perusahaan CITY CAFÉ s.r.o sebesar 104.000 CZK. Selain itu, dia juga menyebabkan kerugian pada perusahaan asuransi, karena dia belum membayar asuransi antara Januari 2008 dan April 2009.

"Dia juga menyebabkan kerugian untuk otoritas pendapatan. Ia tidak membayar pajak dalam jumlah 667.640. CZK. Seluruh uang tersebut digunakannya untuk kebutuhan pribadi," ucap Krishna.

Sementara Stefan Durina melakukan penipuan dan penggelapan pajak terhitung dari 15 Agustus 2014 hingga 28 Januari 2016.

Modus yang dilakukan pelaku ialah berkamuflase membuat sebuah jaringan perusahaan yang di kontrol sendiri dengan membeli barang elektronik di berbagai negara UNI Eropa tanpa membayar pajak, dan mengaku menyewakannya. Namun faktanya, barang tersebut dijual olehnya.

Sehingga dia mendapatkan keuntungan. Dari hal

tersebut kerugian negara Ceko mencapai 14.124.587 CZK. Dengan demikian mereka menghindari pajak dalam jumlah total 84.758.544.CZK (Rp56.788.224.480,-) untuk merugikan Republik Ceko.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini