Share

Bharada E Pergoki Wanita Nangis di Rumah Ferdy Sambo, Si Cantik Berseragam Cokelat?

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 01 Desember 2022 13:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 337 2718521 bharada-e-pergoki-wanita-nangis-di-rumah-ferdy-sambo-si-cantik-berseragam-cokelat-KrWfKMPoGH.jpg Ferdy Sambo dan istri/Antara

JAKARTA - Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu memergoki seorang wanita cantik yang menangis keluar dari rumah Ferdy Sambo di Jalan Bangka, Jakarta Selatan.

Menanggapi hal tersebut, Pengacara Brigadir J, Martin Lukas menyinggung soal sosok perempuan cantik berseragam cokelat. Namun, Ia tak mengungkap identitas yang dimaksud.

(Baca juga: AKP Rita Yuliana Berhijab Usai Ferdy Sambo Dipenjara, Netizen: Ukhti Paling Cantik)

"Siapa perempuan itu, yang gosipnya kan ada si cantik yang berseragam coklat nah apakah dia eliezer tidak tau, bisa saja dia kan?," kata Martin saat ditemui di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (1/12/2022).

Namun Martin memastikan, bahwa pihaknya sudah mengetahui adanya peristiwa tersebut. Tetapi, Martin mengaku tidak mengetahui sosok tersebut. "Kita tahu peristiwa itu tapi kita tidak tahu itu siapa kan," ujar Martin.

Pihaknya juga sudah menyampaikan sejak dahulu soal adanya dugaan ketidakharmonisan antara Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi.

"Sudah kita sampaikan dari dulu bahwa hubungan Ferdy Sambo dengan istrinya ini tidak harmonis," ucap Martin.

Oleh sebab itu, Martin meminta Majelis Hakim untuk menggali soal ketidakharmonisan rumah tangga dari Ferdy Sambo.

"Di depan persidangan harmonis itu kan kita bisa duga itu rekayasa. Makanya saya bilang hakim perlu menggali keharmonisan di dalam tanda petik di persidangan itu apakah rekayasa atau fakta. Kalau tidak fakta berarti diduga itu ada hubungannya dengan motif kembali mengenai perempuan," papar Martin.

Sebelumnya, dalam pengakuannya, Bharada E, pada Rabu, 30 November 2022, mengaku ada kejadian yang membuatnya bertanya-tanya hingga saat ini, yakni pada akhir bulan Mei 2022 saat dia baru saja lepas piket.

Ketika itu ia kembali ke rumah Saguling untuk siaga di rumah tersebut, mendadak dia melihat Putri Candrawathi turun dari lantai dua, diikuti oleh Brigadir J sambil membawa senjata api dan langsung menaruhnya di mobil.

Follow Berita Okezone di Google News

"Ibu PC panggil kita bertiga, saya, almarhum (Brigadir J), bang Matheus. Abis itu bilang, nanti 'Dek Matheus naik mobil ibu dan Dek Richard naik mobil sendiri yah di belakang'," kata Bharada E menirukan perintah Putri Candrawathi.

Mereka lantas berkendara ke arah Kemang, ia pun bertanya pada Brigadir J melalui HT tujuan mereka lantaran mereka hanya berputar-putar saja di kawasan Kemang. Usai itu, mereka lantas ke rumah Bangka, dia sempat melihat Putri marah-marah kala itu hingga akhirnya dia diminta memarkirkan mobilnya di belakang rumah Bangka.

"Setengah jam kemudian Pak FS pulang diantar Saddam, Pak FS kayak marah-marah juga langsung masuk ke dalam rumah. Almarhum bilang 'Chad, nanti ada Pak Erben yang datang, rekannya bapak,' pas pak Erben datang saya gak lihat karena di belakang," tutur Bharada E menirukan perkataan Brigadir J.

Dia lantas diperintahkan oleh Brigadir J bersama Matheus untuk tidak berada di area dalam rumah atau pelataran rumah Bangka dan hanya menunggu di luar rumah. Kala itu, para ajudan, yakni Adzan Romer, Saddam, art Somad dan art lainnya berada di belakang rumah Bangka, sedangkan di depan rumah ada dia dan dua satpam, yakni Alfon dan Farhan.

"Kita enggak tahu ada kejadian apa di dalam kan rumah itu. Setengah jam kemudian ada orang keluar dari rumah, karena pagar ditutup saya bilang Fon ada orang keluar itu, Alfon buka pagar dalam. Ada perempuan, saya enggak kenal, nangis dia, saya bertanya-tanya ini siapa, saya lihat ke dalam," kata Bharada E.

Perempuan itu lantas mencari-cari sopir dan posisi mobilnya. Dia yang mendengar hal itu lantas berlari ke samping rumah Bangka untuk mencari dan memanggil si Driver perempuan tersebut hingga akhirnya perempuan tersebut pergi dari rumah Bangka.

"Nah semenjak kejadian itu pak FS sudah lebih sering di Saguling Yang Mulia," kata Bharada E.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini