Share

Ramai Warga Selfie di Lokasi Gempa Cianjur, Menko PMK: Bukan Area Wisata!

Binti Mufarida, MNC Portal · Rabu 30 November 2022 22:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 337 2718160 ramai-warga-selfie-di-lokasi-gempa-cianjur-menko-pmk-bukan-area-wisata-FVmMK1GjlB.jpg Menko PMK Muhadjir Effendy/ Foto: MPI

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan lokasi bencana gempabumi Cianjur, Jawa Barat bukan wisata dadakan.

Mengingat, beberapa waktu terakhir kondisi lalu lintas di Cianjur justru dipadati oleh masyarakat yang hanya sekedar merekam video, memotret, dan bahkan berswafoto di lokasi terdampak gempa. Sebab menurutnya, itu membuat mobilisasi bantuan terganggu.

 BACA JUGA:Masa Darurat Bencana Gempa Cianjur Tambah 3 Hari

“Jadi saya mohon kesadarannya pada warga yang berminat meninjau lokasi sudah kita hargai minatnya. Tapi sebaiknya untuk menahan diri tidak ikut ramai-ramai datang ke lokasi karena akan mengganggu mobilisasi bantuan yang akan diberikan,” tegas Muhadjir dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (30/11/2022).

Muhadjir juga mendapatkan laporan dari Bupati Kabupaten Cianjur Herman Suherman telah banyak organisasi masyarakat sipil dan relawan yang memberikan bantuan kemanusiaan. Menurutnya, hal yang dilakukan para relawan adalah hal yang sangat bijak dalam membantu para korban supaya tidak berlarut dalam kesedihan.

 BACA JUGA:KPK Pantau Pendistribusian Bantuan Gempa Cianjur karena Rawan Dikorupsi

Akan tetapi, Muhadjir juga mengimbau kepada masyarakat sipil yang akan memberikan bantuan supaya melalui posko pusat di Kantor Bupati Cianjur.

Hal itu lantaran banyak kasus bantuan dari relawan yang hanya diantar dan diambil oleh masyarakat dari pinggir jalan utama. Padahal banyak masyarakat lebih membutuhkan di wilayah pedesaan.

“Sehingga distribusinya bisa lebih merata bila melalui posko pusat. Karena kalau bantuan datang dari warga paling hanya diberikan kepada pengungsi yang di pinggir jalan. Padahal pengungsi sebagian besar di wilayah-wilayah yang masuk,” ujarnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Menurut Muhadjir, bantuan yang dikirim relawan yang hanya diberikan di pinggir jalan membuat gejolak di masyarakat karena banyak yang merasa tidak mendapatkan bantuan sebagaimana yang lain.

Oleh karena itu, kata Muhadjir, akan lebih baik bila bantuan dari masyarakat sipil dan relawan disalurkan melalui posko pusat untuk menjaga suasana batin masyarakat.

“Saya imbau kepada seluruh warga yang akan memberikan bantuan niat baiknya sangat kita hargai kita apresiasi. Tetapi mohon sebaiknya diserahkan kepada posko pusat agar nanti bisa disalurkan sebaik-baiknya. Kalau bantuannya dialamatkan kepada pihak tertentu nanti bisa ditulis saja kepada pihak yang diserahi sehingga bisa diantar,” jelasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini