Share

Pertanyaan Hakim ke Bharada E: Saudara Anggap Kuat Sebagai Bos?

Ari Sandita Murti, MNC Portal · Rabu 30 November 2022 19:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 337 2718095 pertanyaan-hakim-ke-bharada-e-saudara-anggap-kuat-sebagai-bos-OM0WWuUfEy.jpeg

JAKARTA - Ketua majelis hakim, Wahyu Iman Santoso mempertanyakan Bharada E atau Richard Eliezer mengapa dia sampai melayani terdakwa kasus dugaan pembunuhan Brigadir J, Kuat Maruf seperti memberikan air minum hingga menyalakan rokok pasca adanya pertengkaran antara Brigadir J dengan Kuat di Magelang.

"Saudara melayani Kuat yah, bukan dilayani Kuat yah, bakarin rokok segala macam?," tanya hakim di persidangan, Rabu (30/11/2022).

"Pada saat itu beliau masih panik Yang Mulia karena kalau kita tanya orang lagi emosi kan pasti gak dapat jawaban, jadi saya coba tenangkan dahulu," jawab Bharada E.

"Jadi saudara perlakukan Kuat sebagai seorang teman lah yah? Bukan sebagai seorang bos?," tanyah hakim.

"Siap Yang Mulia," kata Bharada E.

Pertanyaan itu dilontarkan hakim pasca hakim mendengar kesaksian Bharada E tentang apa yang diketahuinya terkait peristiwa yang terjadi di Magelang, yang mana disebut-sebut peristiwa itu berkaitan dugaan pelecehan Brigadir J terhadap Putri. Sejatinya, Bharada E tak tahu soal dugaan pelecehan tersebut, kala kejadian dia tengah di luar rumah Magelang.

"Ibu telpon, siap perintah ibu?

Ibu lagi nangis, mana Ricky? Balik sekarang, tolong ibu dek, abis itu langsung matiin (ditutup telponnya oleh Putri)," tuturnya.

Dia lantas memberitahukan Ricky terkait hal itu, dia yang tengah berads di alun-alun langsung menuju mobil hingga berkendara ke rumah Magelang dengan kencang.

Follow Berita Okezone di Google News

Pasalnya, dia khawatir yerjadi sesuatu pada Putri. Sesampainya di rumah Magelang, dia melihat rumah dalam kondisi, dia dan Ricky lantas ke lantai 2 rumah tersebut, yang mana diketahuinya sudah ada Kuat dan Susi.

"Karena yang tadi telpon saya ibu, saya mau pastikan ibu ada di kamar gak, saya sempat ke arah kamar, oh ternyata ibu ada di dalam, lagi mandi, baru saya tanya om kuat, om ada masalah apa? Saya lihag saya liat dia kayak orang emosi, om ada masalah apa, dia bilang udah kamu gak usah tahu dulu," jelas hakm

Bharada E menambahkan, saat itulah Kuat mengajaknya turun ke lantai bawah, dia bersama Kuat lalu ke ruang samping depan televisi. Pasca Kuat tenang, dia sempat peristiwa yang terjadi, khususnya yang dialami Putri sampai membuat Putri menghubunginya sambil menangis memintanya segera pulang ke rumah Magelang.

"Om (Kuat) duduk dahulu, tenang dahulu, saya sediakan air minum, saya bukakan botolnya, dia minum lalu saya kasih rokok, saya bakarin rokoknya, saya bilang santai dahulu. Setelah beberapa menit dia santai ngerokok, baru saya bilang, udah tenang om, iyah, baru saya saya bilang ada masalah apa sih om?," papar Bharada E menirukan percakapannya dengan Kuat.

"Udah om gak usah tahu dulu om (kata Kuat ke Bharada E). Orang ini kenapa ada masalah gak cerita lalu sekitar sejam bang Ricky datang ke arah kami panggil saya, temeni abang ke kamar, masuklah ke kamar, senjata Yosua mana, saya gak tau, baru cari-cari akhirnya dapat di lemari," kata Bharada E lagi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini