Share

5 Fakta Bharada E Ungkap Detik-Detik Penembakan, Dengar Brigadir J Mengerang Kesakitan

Tim Okezone, Okezone · Kamis 01 Desember 2022 06:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 337 2718086 5-fakta-bharada-e-ungkap-detik-detik-penembakan-dengar-brigadir-j-mengerang-kesakitan-4DnRGNQ4F6.jpg Bharada E jalani persidangan (Foto: Antara)

JAKARTA - Richard Eliezer atau Bharada E mengaku sempat berdoa di dalam toilet setelah mendapatkan perintah dari Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir Yosua atau Brigadir J.

Okezone pun merangkum 5 fakta detik-detik Bharada E tembak Brigadir J.

1. Bharada E Berdoa agar Tuhan Ubah Pikiran Ferdy Sambo

Dalam doanya ini, Richard pun meminta agar Tuhan dapat mengubah pikiran Ferdy Sambo yang memerintahkan dia untuk menembak Yosua.

Hal itu diungkapkan oleh Richard saat sidang kasus penembakan Brigadir J di PN Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022).

Baca juga: Disebut Salah Pakai Senjata, Bharada E Ungkap Ferdy Sambo Sempat Tertawa Usai Eksekusi Brigadir J

Awalnya kata Richard, Ferdy Sambo sempat memberikan beberapa amunisi senjatanya usai memerintahkan dirinya untuk menembak Yosua.

"Kemudian Pak FS bertanya senjata Yosua mana, saya bilang di mobilnya bapak. Nanti kamu turun ke bawah, kau ambil dan bawa ke sini, baru saya izin bapak saya berdiri, dia (Ferdy Sambo), 'Wei chad, kalau ada yang nanya bilang mau isolasi," kata Richard saat bersaksi di ruang sidang.

Baca juga: Sering Mimpi Brigadir J, Pengacara Bawa Rohaniawan Temui Bharada E

2. Sebelum Tembak Brigadir J, Bharada E Tak Selera Makan

Richard pun bergegas ke mobil untuk menaruh senjata HS ke dalam tasnya. Setelah itu, ia kembali masuk ke rumah Saguling sambil membawa kotak makanan

"Di lantai 3 ada pintu yang cuma bisa dibuka dari dalam karena ada kodenya. Kemudian saya, izin bapak, enggak lama dia buka pintu, saya buka tas saya kasih senjata HS itu, izin bapak. Terus katanya 'sudah kamu turun saja'. Saya turun," jelas Richard.

Follow Berita Okezone di Google News

"Padahal itu pikiran saya, saya mau makan. Tapi sudah tidak fokus lagi, pikiran saya sudah kacau, rencana mau makan, tidak jadi makan," tambahnya.

Richard pun mengaku sempat ke toilet setelah turun dari lantai tiga rumah Saguling. Saat itu, Richard pun berdoa agar Tuhan dapat mengubah jalan pikiran Ferdy Sambo yang menyuruhnya menembak mati Brigadir J.

3. Bharada E Takut Bicara ke Siapa pun Sehingga Pilih Berdoa

Lantas, ia pun merasa takut dan tidak bisa cerita ke siapapun atas perintah dari Ferdy Sambo itu, sehingga ia hanya bisa berdoa kepada Tuhan.

"Turun, saya ke toilet, saya masuk ke toilet dan berdoa, 'Tuhan, kalau bisa Tuhan ubah pikiran Pak Sambo. Ubah pikirannya ya Tuhan biar tidak jadi. Karena saya takut, saya enggak tahu mau cerita ke siapa lagi'. Saya berdoa, saya keluar," imbuh Richard.

Baca juga: Bharada E Ungkap ART Susi Sempat Update Status WA 'Cukup Tau Aja' usai Kejadian di Rumah Magelang

4. Detik-Detik Penembakan Brigadir J

Bharada E pun mengungkapkan detik-detik sebelum menembak Brigadir J. Saat itu, Brigadir J sempat didorong sebelum ditembak mati.

"Korban bilang ada apa pak, ada apa pak," kata Bharada E sambil menirukan Brigadir J yang mengangkat tangan.

Baca juga: Cerita Bharada E Bohongi Kapolri soal Pembunuhan Brigadir J

Bharada E menambahkan bahwa Ferdy Sambo meminta Brigadir J untuk menunduk. "Jadi posisinya tidak jongkok agak menunduk saja," tuturnya

Lantas majelis hakim pun meminta agar Bharada E menirukan bagiamana reaksi Brigadir J sebelum dieksekusi. Tampak, Brigadir J mundur dengan tangan diangkat.

"Baru saya langsung menembak," kata Bharada E.

"Berapa kali," timpal hakim.

"3 sampai 4 kali," ujarnya.

5. Bharada E Lihat Ferdy Sambo Eksekusi Brigadir J dan Mengerang Kesakitan Usai Ditembak

Hakim pun menanyakan apakah Bharada E melihat Brigadir J saat menembak. "Melihat Yang mulia," kata dia.

"Saudara berhadap-hadapanm," tanya hakim. "Berhadap-hadapan," timpal Bharada E dengan mata berkaca-kaca.

Bharada E pun masih mendengar suara Brigadir J mengerang usai ditembak. Setelah itu, Ferdy Sambo langsung maju dan memegang senjata dan menembak Brigadir J.

"Berapa kali FS menembak Yosua?," tanya hakim.

"Saya sudah tidak ingat Yang Mulia," tuturnya.

Baca juga: Pengakuan Bharada E Soal Peristiwa Brigadir J Bopong Putri di Magelang

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini