Share

Usai Menembak Brigadir J, Bharada Eliezer 3 Minggu Mimpi Buruk

Ari Sandita Murti, MNC Portal · Rabu 30 November 2022 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 337 2717779 usai-menembak-brigadir-j-bharada-eliezer-3-minggu-mimpi-buruk-w0cYEM9xqO.jpg Bharada E (Foto: Tangkapan layar)

JAKARTA - Dalam kesaksian yang diberikan di persidangan, Bharada Richard Eliezer (Bharada E) mengaku mimpi buruk selama 3 minggu usai menembak mati Brigadir J. Hal itu disampaikan saat menjadi saksi dengan terdakwa Kuat Maruf dan Ricky Rizal Wibowo pada Rabu (30/11/2022).

"Saya betul-betul dihantui mimpi buruk kurang lebih tiga minggu," ujar Bharada E di persidangan, Rabu (30/11/2022).

"Apa mimpimu? Bertemu almarhum?," tanya majelis hakim.

"Betul Yang Mulia," jawab Bharada E.

Bharada E mengatakan, pasca melakukan penembakan terhadap Brigadir J, dia merasa sangat berdosa lantaran telah mengikuti perintah Sambo untuk menembak mati Brigadir J. Dia terpaksa mengikuti perintah Sambo lantaran takut pada Sambo yang mana seorang Jenderal.

"Karena saya takut. Ini jenderal bintang dua, menjabat sebagai Kadiv Propam dan posisi saya dan pangkat saya Bharada, pangkat terendah. Dari kepangkatan itu saja kita bisa lihat bagaikan langit dan bumi," katanya.

Bharada E menambahkan, rasa bersalah dan berdosanya itu lantas membuat dia mau berkata jujur terkait kematian Brigadir J. Apalagi, kala dia dibawa dan dilakukan penahanan, dia sudah tak lagi bisa berkomunikasi dengan Sambo.

Follow Berita Okezone di Google News

"Saya merasa tertekan Yang Mulia, beruntungnya pas saya dibawa itu enggak ada komunikasi dengan FS itu," tutur Bharada E.

"Siapa yang larang komunikasi?" tanya hakim.

"Pada saat itu sudah enggak bisa pakai HP," kata Bharada E lagi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini