Share

Bharada E Pernah Pergoki Perempuan Menangis Keluar Rumah Ferdy Sambo

Ari Sandita Murti, MNC Portal · Rabu 30 November 2022 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 337 2717687 bharada-e-pernah-pergoki-perempuan-menangis-keluar-rumah-ferdy-sambo-VZkVoO3E7V.jpg Bharada E (Foto: MPI)

JAKARTA - Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu memberikan kesaksiannya di persidangan dugaan kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Kuat Maruf dan Ricky Rizal Wibowo.

Dalam persidangan dia mengaku pernah memergoki seorang perempuan menangis keluar dari rumah Ferdy Sambo di Jalan Bangka, Mampang, Jakarta Selatan, sebelum ada peristiwa penembakan Brigadir J.

Awalnya hakim bertanya pada Bharada E apakah dia pernah melihat Sambo bertengkar dengan istrinya. "Ada peristiwa lain yang misalnya semacam pertengkaran PC dengan FS?" tanya Ketua majelis hakim, Wahyu Iman Santoso di persidangan, Rabu (30/11/2022).

Bharada E lantas mengaku ada kejadian yang membuatnya bertanya-tanya hingga saat ini, yakni pada akhir bulan Mei 2022 saat dia baru saja lepas piket.

Ketika itu ia kembali ke rumah Saguling untuk siaga di rumah tersebut, mendadak dia melihat Putri Candrawathi turun dari lantai dua, diikuti oleh Brigadir J sambil membawa senjata api dan langsung menaruhnya di mobil.

"Ibu PC panggil kita bertiga, saya, almarhum (Brigadir J), bang Matheus. Abis itu bilang, nanti 'Dek Matheus naik mobil ibu dan Dek Richard naik mobil sendiri yah di belakang'," kata Bharada E meniruka perintah Putri Candwatahi.

Mereka lantas berkendara ke arah Kemang, ia pun bertanya pada Brigadir J melalui HT tujuan mereka lantaran mereka hanya berputar-putar saja di kawasan Kemang. Usai itu, mereka lantas ke rumah Bangka, dia sempat melihat Putri marah-marah kala itu hingga akhirnya dia diminta memarkirkan mobilnya di belakang rumah Bangka.

"Setengah jam kemudian Pak FS pulang diantar Saddam, Pak FS kayak marah-marah juga langsung masuk ke dalam rumah. Almarhum bilang 'Chad, nanti ada Pak Erben yang datang, rekannya bapak,' pas pak Erben datang saya gak lihat karena di belakang," tutur Bharada E menirukan perkataan Brigadir J.

Follow Berita Okezone di Google News

Dia lantas diperintahkan oleh Brigadir J bersama Matheus untuk tidak berada di area dalam rumah atau pelataran rumah Bangka dan hanya menunggu di luar rumah. Kala itu, para ajudan, yakni Adzan Romer, Saddam, art Somad dan art lainnya berada di belakang rumah Bangka, sedangkan di depan rumah ada dia dan dua satpam, yakni Alfon dan Farhan.

"Kita enggak tahu ada kejadian apa di dalam kan rumah itu. Setengah jam kemudian ada orang keluar dari rumah, karena pagar ditutup saya bilang Fon ada orang keluar itu, Alfon buka pagar dalam. Ada perempuan, saya enggak kenal, nangis dia, saya bertanya-tanya ini siapa, saya lihat ke dalam," kata Bharada E.

Perempuan itu lantas mencari-cari sopir dan posisi mobilnya. Dia yang mendengar hal itu lantas berlari ke samping rumah Bangka untuk mencari dan memanggil si Driver perempuan tersebut hingga akhirnya perempuan tersebut pergi dari rumah Bangka.

"Nah semenjak kejadian itu pak FS sudah lebih sering di Saguling Yang Mulia," kata Bharada E.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini