Share

KPK Duga Pengacara Gubernur Papua Kerap Temui Saksi Kasus Lukas Enembe

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 30 November 2022 06:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 337 2717521 kpk-duga-pengacara-gubernur-papua-kerap-temui-saksi-kasus-lukas-enembe-A145XaYfc3.jpg Plt Juru bicara KPK, Ali Fikri (foto: dok MNC Portal)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengantongi informasi bahwa Advokat Stefanus Roy Rening pernah menemui para saksi kasus dugaan suap dan gratifikasi Gubernur Papua, Lukas Enembe (LE). KPK sedang menyelidiki kejanggalan pertemuan antara Roy Rening dengan para saksi.

Dugaan kejanggalan pertemuan tersebut langsung dikonfirmasi penyidik KPK ke Roy Rening. KPK telah mengantongi penjelasan dari Roy Rening soal pertemuan dengan para saksi yang dipanggil terkait penyidikan Lukas Enembe. Untuk diketahui, Roy Rening merupakan salah satu Penasihat Hukum Lukas Enembe.

"Dr. S. Roy Rening, SH., M.H (Pengacara), saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan pertemuan saksi dengan beberapa pihak yang pernah dipanggil tim penyidik sebagai saksi untuk perkara tersangka LE," kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Rabu (30/11/2022).

 BACA JUGA:Lukas Enembe Izin Berobat ke Luar Negeri, Begini Respons KPK

Ali tak menjelaskan secara detil apa saja yang dibahas antara Roy Rening dengan para saksi kasus Lukas Enembe. Namun memang, para saksi kasus Lukas Enembe sempat absen atau tak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK, beberapa waktu lalu.

Diketahui sebelumnya, KPK telah menetapkan Gubernur Papua, Lukas Enembe sebagai tersangka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Lukas diduga terjerat sejumlah dugaan kasus korupsi.

 BACA JUGA:Kondisi Kesehatan Disebut Memburuk, Lukas Enembe Minta Diizinkan Berobat ke Singapura

Di antaranya, terkait penerimaan suap dan gratifikasi proyek di daerah Papua. Lukas ditetapkan sebagai tersangka bersama sejumlah pihak lainnya. Sayangnya, KPK belum membeberkan secara detail siapa saja yang jadi tersangka serta konstruksi perkara yang menjerat Lukas Enembe.

Follow Berita Okezone di Google News

Lukas telah dicegah bepergian ke luar negeri oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) atas permintaan KPK. Ia dicegah bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan terhitung mulai 7 September 2022 hingga 7 Maret 2023.

Tak hanya itu, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga sudah memblokir rekening milik Lukas Enembe dan pihak-pihak yang terkait. Pemblokiran dilakukan karena PPATK menemukan ada transaksi keuangan yang janggal atau mencurigakan.

Informasi terbaru, ada temuan PPATK terkait transaksi keuangan Lukas yang mengalir ke rumah judi alias kasino di luar negeri. PPATK menyebut jumlahnya hampir setengah triliun. KPK sedang mendalami temuan PPATK tersebut.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini