Share

Wapres Maruf : Jangan Ada Lagi Darah yang Menetes di Papua!

Binti Mufarida, MNC Portal · Rabu 30 November 2022 02:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 337 2717489 wapres-maruf-jangan-ada-lagi-darah-yang-menetes-di-papua-OiBhXCeYvG.jpg Wapres Ma'ruf Amin (foto: Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin berpesan agar semua pemangku kepentingan mewujudkan kedamaian, dan kerukunan di Tanah Papua.

Hal itu diungkapkan Wapres saat bertemu dengan Pengurus Gereja-Gereja Papua (PGGP) dan Papua Barat (PGGP-PB), serta Pengurus Papua Christian Center.

“Kita harapkan Papua menjadi Papua yang damai, Papua yang rukun, Papua yang bersatu,” pesan Wapres dikutip dalam keterangan resminya, Rabu (30/11/2022).

“Dan jangan ada lagi darah yang menetes di Papua,” sambungnya.

 BACA JUGA: Kunjungan Wapres Maruf ke Papua Diapresiasi PGGP/PB

Wapres pun mendukung pihak gereja yang membuka peradaban Papua. Apalagi, kini telah ada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua menyebutkan pentingnya sebuah desain besar pembangunan Papua 20 tahun ke depan, yang disebut dengan Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua Tahun 2022–2041.

Dalam mewujudkan rencana tersebut, membutuhkan kerja bersama antara pemerintah dan para pemangku kepentingan, tidak terkecuali pihak gereja.

“Kehadiran Gereja telah membuka peradaban Papua dan telah mewarnai proses pembangunan dan pemerintahan daerah,” ungkap Wapres.

 BACA JUGA:Wapres Mulai Kunjungan Kerja ke 4 Provinsi Papua, Berikut Agendanya

Wapres menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen penuh dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Papua, melalui semangat dan cara-cara yang disepakati untuk dilaksanakan bersama-sama.

“Pemerintah memiliki komitmen kuat untuk meneguhkan semangat baru, paradigma baru, dan cara kerja baru agar menghasilkan lompatan kesejahteraan bagi masyarakat Papua,” tegasnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Lebih lanjut, Wapres menyampaikan, selain gereja, peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menjadi penguat kehidupan sosial Papua yang inklusif dan damai.

“Saya meyakini peranan gereja mampu memperkuat kehidupan sosial Papua yang inklusif dan damai. Ini juga FKUB-nya penting bersama-sama menjaga Papua,” ujar Wapres optimis.

“Kita tekadkan untuk bangun Papua lebih baik,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua PGGP Provinsi Papua, Pdt. Hiskia Rollo, menyampaikan gereja-gereja di Papua akan terus memberikan dukungan penuh kepada pemerintah dalam membangun bangsa, khususnya bagi kemajuan Papua.

“Kami akan terus berdoa dan menopang seluruh proses pembangunan bangsa dan negara, termasuk di Tanah Papua ini,” ucap Pdt. Hiskia.

Hadir pada kesempatan tersebut, jajaran pengurus PGGP dan PGGP-PB, para anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan para pengurus Papua Christian Center (PCC).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini