Share

5 Jenderal yang Diangkat Menteri oleh Soeharto, dari Edi Sudrajat hingga LB Moerdani

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Rabu 30 November 2022 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 29 337 2717441 5-jenderal-yang-diangkat-menteri-oleh-soeharto-dari-edi-sudrajat-hingga-lb-moerdani-HaeBEtZJtX.jpg

JAKARTA - Pada masa kepemimpinan Presiden Soeharto, terdapat sejumlah jenderal yang ditunjuk sebagai menteri.

Di antara para jenderal tersebut, ada yang merupakan orang kepercayaan Soeharto. Berikut beberapa jenderal yang diangkat jadi menteri oleh Presiden Soeharto.

1. Azwar Anas

Letjen TNI (HOR) (Purn) Azwar Anas merupakan tokoh politik sekaligus militer yang pernah menjabat sebagai Menteri Perhubungan dalam Kabinet Pembangunan V masa kerja 23 Maret 1988 hingga 17 Maret 1993.

Kemudian ia kembali menjadi Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Kabinet Pembangunan VI masa kerja 17 Maret 1993 hingga 14 Maret 1998. Sebelum menjadi menteri, Azwar Anas menjadi Gubernur Sumatera Barat selama dua periode.

Azwar mengikuti pendidikan militer di Sekolah Perwira Cadangan selama enam bulan hingga tahun 1960. Ia banyak berkecimpung di Pindad (Pusat Industri Angkatan Darat). Sebelum pensiun pada tahun 1986, pangkatnya adalah mayor jenderal. Namun, ia kemudian mendapat pangkat letnan jenderal.

2. Yogie Suardi Memet

Letjen TNI (Purn) Yogie Suardi Memet merupakan tokoh militer yang pernah menjabat sebagai menteri di era Presiden Soeharto.

Di dunia militer, Yogie pernah menduduki posisi sebagai Danjen Kopasandha (sekarang Koppasus) 1975-1976, Pangdam III Siliwangi (1978-1983), Panglima Komando Wilayah Pertahanan II (1983-1985). Ia juga sempat menjadi Gubernur Jawa Barat pada tahun 1985 hingga 1993.

Yogie Suardi Memet menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri Kabinet Pembangunan V dengan masa jabatan dari tahun 1993 hingga 1998. Kemudian di tahun 1998 ia menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung.

Follow Berita Okezone di Google News

3. Edi Sudrajat

Jenderal TNI (Purn) Edi Sudrajat merupakan tokoh perwira TNI yang menjabat sebagai Kepala Staf TNI AD, Panglima ABRI, dan Menteri Pertahanan dan Keamanan Indonesia dalam waktu bersamaan.

Lulusan terbaik Akademi Militer angkatan pertama ini menjabat sebagai menteri pada 15 Januari 1999 hingga 1 Desember 2006. Ia mendapat pangkat jenderal pada tahun 1988.

Edi dipercaya menempati posisi Menteri Pertahanan dan Keamanan (1993-1998), menggantikan LB Moerdani. Beberapa penghargaan yang pernah didapatkan Edi yakni Satyalancana G.O.M IX, Satyalancana Penegak, Knight Grand Cross of the Most Noble Order of the Crown of Thailand, dan masih banyak lagi.

4. TB Silalahi

Letjen TNI (HOR) (Purn) Tiopan Bernhard Silalahi merupakan tokoh militer dan politik asal Pemantang Siantar. Jabatan terakhirnya pada militer yakni sebagai Asisten I Kasad dengan pangkat mayor jenderal pada tahun 1988.

TB Silalahi diangkat menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Kabinet Pembangunan VI periode 1993-1998. Ia juga pernah menjabat Ketua Dewan Pertimbangan Presiden di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Beberapa penghargaan yang pernah didapat oleh TB Silalahi yakni gelar Doctor Honoris Causa (Doktor Kehormatan dari Filipina dan mendapatkan kenaikan pangkat kehormatan menjadi letnan jenderal.

5. LB Moerdani

 

Jenderal TNI (Purn) Leonardus Benyamin Moerdani adalah salah satu orang kepercayaan Soeharto dan jenderal terkenal selama masa pemerintahan presiden kedua RI itu. Bahkan, Benny, sapaan akrabnya, sering dijuluki sebagai anak emas Soeharto. Meskipun demikian, Benny termasuk sosok yang berani mengkritik Soeharto.

Tokoh militer yang banyak berkiprah di dunia intelijen ini diangkat oleh Presiden Soeharto sebagai menteri. Benny menjabat Menteri Pertahanan dan Kemanan sejak tahun 1988 sampai tahun 1993. Sebelumnya, ia menempati posisi Panglima ABRI (sekarang TNI) sejak 1983 sampai 1988.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini