Share

Yudo Margono Siap Jalani Fit and Proper Test Panglima TNI di DPR: 99,9 Persen

Riana Rizkia, MNC Portal · Selasa 29 November 2022 13:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 29 337 2716990 yudo-margono-siap-jalani-fit-and-proper-test-panglima-tni-di-dpr-99-9-persen-Su7ppqj78W.jpg Laksamana Yudo Margono (Foto: Dok)

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan kesiapannya untuk menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan yang digelar Komisi I DPR RI.

"Yahh kira-kira 99,9% (siap)," kata Yudo kepada MNC Portal, Selasa (29/11/2022).

 BACA JUGA:Daftar Penghargaan yang Pernah Diraih Laksamana Yudo Margono, Calon Panglima TNI Pengganti Jenderal Andika

Yudo menegaskan, dirinya sudah mempersiapkan apa saja yang akan dipaparkan di hadapan Komisi I DPR RI. "Persiapannya ya menyiapkan bahan yang untuk dipaparkan di hadapan Komisi-I DPR RI," ujarnya.

 

Namun, Yudo mengaku belum mengetahui jadwal pasti kapan fit and proper test akan berlangsung. "Untuk jadwal F&P sampai saat ini belum ada pemberitahuan," pungkasnya.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mengusulkan Laksamana Yudo Margono sebagai calon Panglima TNI. Hal itu diketahui setelah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Praktino mengantarkan surat presiden (Surpres) ke DPR RI, Senin 28 November 2022 sore.

 BACA JUGA:Mensesneg Bocorkan Pertimbangan Jokowi Tunjuk Yudo Margono Jadi Calon Tunggal Panglima TNI

Follow Berita Okezone di Google News

Usai surpres diterima DPR RI akan terlebih dahulu rapat internal, setelah itu barulah ke tahap fit and proper test. Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) Tubagus Hasanuddin menjelaskan gambaran pelaksanaan uji kelayakan Panglima TNI yang nanti dilakukan.

Menurut dia, ada 5 poin pertanyaan untuk calon panglima TNI dan ia memprediksi pertanyaan-pertanyaan Komisi I akan berkisar di lima masalah.

Pertama, kata dia, bagaimana upaya panglima TNI menjaga dan meningkatkan disiplin para prajurit TNI yang kalau menurut data yang ada akhir-akhir ini sedikit menurun.

"Kedua, bagaimana upaya panglima TNI dalam usaha menyelesaikan Renstra ke III MEF," kata politisi PDI Perjuangan ini, Kamis 24 November 2022.

Ketiga, sambung Hasanuddin, bagaimana upaya panglima TNI untuk meningkatkan profesionalisme prajurit TNI melalui latihan dan pendidikan, terutama dalam rangka menghadapi ancaman aktual.

Keempat, bagaimana upaya Panglima TNI dalam rangka meningkatkan kesejahteraan prajurit. "Kelima, bagaimana sikap panglima TNI agar prajurit TNI tetap netral dan tak berpolitik sesuai dengan aturan perundang-undangan mengingat pesta politik seperti Pilpres, Pileg, dan Pilkada semakin dekat," ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini