Share

4 Fakta Pencabutan Label Gereja di Tenda Korban Gempa Cianjur, Begini Respons Ridwan Kamil

Tim Okezone, Okezone · Selasa 29 November 2022 05:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 29 337 2716701 4-fakta-pencabutan-label-gereka-di-tenda-korban-gempa-cianjur-begini-respons-ridwan-kamil-hU8lFYttm9.jpg Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Foto: Pemprov Jabar)

JAKARTA - Sebuah video menjadi viral di media sosial, yang menggambarkan sekelompok orang mencopot label gereja pada bantuan ke korban Gempa Cianjur. Hal itu disesalkan banyak pihak karena dianggap sebagai aksi intoleransi.

berikut 5 fakta dari kejadian itu.

1. Ridwan Kamil Murka

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyesalkan aksi pencabutan label identitas pemberi bantuan tenda untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat. Aksi itu dilakukan oleh oknum warga di tenda pengungsian.

"Bencana ini datang tidak pilih-pilih dan pastinya mendampaki semua orang, semua pihak dan semua golongan di Cianjur tercinta ini," ujar Ridwan Kamil melalui akun Instagramnya, @ridwankamil seperti dikutip Okezone

2. Bencana Tak Datang Pilih-Pilih

Menurut Kang Emil, sapaan akrabnya, pihak yang membantu bencana datang tidak pilih-pilih. Mereka datang dari semua pihak, dari semua golongan, kelompok, apapun keyakinan atau agamanya.

"Berdirinya bendera, spanduk, baliho, stiker dari para pemberi bantuan adalah hal yang wajar, karena mungkin itu bagian dari pelaporan pertanggungjawaban kepada para donatur yang menitipkan bantuan kepada mereka," tegasnya.

Follow Berita Okezone di Google News

3. Minta Polisi Tindaklanjuti

Ridwan Kamil menekankan agar Sila ke-2 Pancasila, Kemanusiaan Yang adil dan Beradab harus dijunjung dengan baik dan dipraktekkan dengan bijak. Bantuan kemanusiaan tidak boleh ternodai sedikit pun oleh unsur kebencian golongan.

"Saya sudah meminta kepolisian khususnya Kapolda Jawa Barat untuk menindaklanjuti hal ini agar tidak terulang lagi di kemudian hari. Hatur Nuhun," ujarnya.

4. Disayangkan Banyak Pihak

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj turut menyayangkan insiden tersebut. Menurutnya, musibah tidak memandang identitas seseorang.

β€œSangat disayangkan. Musibah tidak melihat identitas agama seseorang,” ujar Said.

Dalam unggahannya, Kang Emil turut menyertakan video pencabutan label identitas gereja sebagai pemberi bantuan tenda oleh oknum warga. Sehingga menuai ragam komentar warganet.

"Setuju pak Gub.. sangat disayangkan sekali.. semoga kita bisa lebih bijak dan open minded.. hatur nuhuun pak Gub," tulis akun @hanan_attaki.

"Akibat tidak ada hukuman yg jelas bagi pelaku intoleran. Sumbangannya mau, tp nama pemberi dilenyapkan krn dari nonis.itu namaya Munaf*k!!," tulis @krisna69.mukti.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini